Yayasan

4 Cara Menghibur Anak Anda Tanpa Kata-kata

BLOG - 07 December 2020

Menghibur anak-anak bukan hal mudah namun akan se...

Read More
Yayasan

3 Ide Pola Asuh Anak Secara Positif yang Harus Diperhatikan Para Orang tua

BLOG - 21 December 2020

Sekolah terbaik hanya sebagai penunjang, Anda yan...

Read More
Yayasan

Tips agar transisi TK ke Sekolah Dasar Berjalan Lancar dan Baik

BLOG - 12 January 2021

Tak hanya menyandang sebagai sekolah dasar terbai...

Read More

4 Cara Mengembangkan Kecerdasan Emosional Pada Anak Sejak Dini

BLOG - 28 May 2021

4 Cara Mengembangkan Kecerdasan Emosional Pada Anak Sejak Dini

Sebagai orang tua kita memiliki tanggung jawab penuh dalam mendorong anak mengembangkan kecerdasannya. Selain kecerdasan akademis, ada jenis kecerdasan lainnya uang penting dan harus dimiliki seorang anak, yaitu kecerdasan emosional. Kecerdasan emosional adalah kemampuan seseorang untuk mengekspresikan dan mengelola perasaan dengan tepat, bersamaan juga dengan menghormati perasaan orang lain. Ini adalah keterampilan yang dapat mulai dipelajari anak-anak pada usia berapa pun.

 

So, apakah Anda ingin membesarkan anak yang cerdas secara emosional namun bingung dari mana memulainya? Nah, kali ini kita akan membahas bagaimana cara membangun kecerdasan emosional pada anak yang bisa dilakukan orang tua.

 

1.Akui sudut pandang anak dan berempati dengannya

Ketika Anda tidak bisa melakukan apapun pada saat anak merasa kecewa, penting untuk berempati. Hanya dengan memahami anak, dapat membantunya melepaskan emosi yang mengganggu. Jika kekesalan anak tampak tidak sesuai dengan situasinya, ingatlah bahwa semua orang pernah menyimpan emosi dan kemudian membiarkan diri sendiri menyimpan nya hingga menemukan tempat berlindung yang aman. 

 

Berempati bukan berarti anda setuju, namun hanya melihat sebuah masalah dari sisi anak. Anak mungkin harus melakukan apa yang Anda katakan, namun ia juga berhak atas sudut pandang sendiri.

 

Mengapa hal ini mendorong kecerdasan emosional?

  • Dikutip dari ahaparenting.com, merasa dipahami memicu biokimiawi yang menenangkan. Jalur sarat yang diperkuat antara orang tua dan anak, membuatnya lebih tenang. Inilah yang akan anak gunakan untuk menenangkan diri sendiri seiring bertambahnya usia.

 

  • Anak-anak mengembangkan empati dengan merasakannya dari orang lain

 

  • Membantu anak untuk merefleksikan pengalamannya dan apa yang memicu perasaan. Untuk anak yang lebih kecil, mengetahui bahwa ada nama untuk perasaanya adalah alat awal untuk belajar mengelola emosi.

 

2.Biarkan anak berekspresi

Si kecil mungkin belum bisa membedakan antara emosi dan sifatnya sendiri. Maka dari itu terima emosi anak, dan hindari menyangkal atau mengecilkannya, yang memberi anak pesan bahwa beberapa perasaan itu memalukan atau tidak dapat diterima. Menyangkal rasa takut atau amarah yang anak rasakan, tidak akan menghentikannya untuk memiliki perasaan tersebut, tetapi mungkin anak memaksa untuk menekannya. Sayangnya, perasaan yang tertekan tidak memudar, berbeda dengan perasaan yang diungkapkan bebas.

 

Anak juga jadi terjebak untuk mencari jalan keluar. Untuk itu, ajarkan bahwa berbagai macam perasaan dapat dimengerti dan merupakan bagian dari menjadi manusia, meskipun beberapa tindakan juga harus dibatasi.

 

Mengapa hal ini mendorong kecerdasan emosional?

  • Penerimaan dari orang tua membantu anak menerima emosinya sendiri, yang memungkinkan anak dalam menyelesaikan perasaannya dan melanjutkan hidup, sehingga ia lebih mampu mengatur emosinya sendiri.

 

  • Penerimaan orang tua mengajarkan anak bahwa kehidupan emosional itu tidak berbahaya, tidak memalukan, dan pada kenyataannya bersifat universal dan dapat diatur. Anak akan belajar bahwa ia tidak sendiri. Ia belajar bahwa ada bagian dirinya yang kurang menyenangkan dapat diterima, yang berarti anak baik-baik saja dengan apa adanya.

 

3.Dengarkan bagaimana perasaan anak

Biasanya amarah tidak akan menghilang sampai anak merasa didengarkan, baik anak berusia 6 atau bahkan 16 tahun, ia membutuhkan orang tua untuk mendengarkan perasaanya. Begitu anak merasakan dan mengungkapkannya, ia akan melepaskan dan melanjutkan hidupnya. Bahkan, Anda akan kagum ketika melihatnya dengan penuh kasih sayang dan kooperatif saat memiliki kesempatan untuk menunjukan bagaimana perasaannya.

 

Namun agar anak merasa aman untuk menceritakan perasaannya, ia perlu tahu bahwa Anda benar-benar hadir dan mendengarkan, yakinkan anak bahwa hal itu aman. Anak memiliki kemampuan untuk memikirkan perasaanya keluar, yang membuatnya menjadi lebih santai dan kooperatif. Yang perlu orang tua lakukan, tetap hadir, dan tahan dorongan untuk menghilangkan perasaan yang sedang mengganggu anak. Karena secara naluriah, anak mengerti bagaimana menyembuhkan dirinya sendiri.

 

Mengapa hal ini mendorong kecerdasan emosional?

  • Sifat emosi manusia yang sehat bergerak masuk ke dalam tubuh, mengisi saluran tubuh dan kemudian hilang. Saat mengikis atau menekannya, emosi justru terjebak di dalam diri. Namun anak juga bisa merasa ketakutan karena emosi yang kuat membuatnya kewalahan, jadi ia mencoba mengikisnya sampai merasa cukup aman untuk menceritakannya. Karena emosi disimpan di dalam tubuh, bercerita adalah cara alami untuk membantu anak untuk melampiaskannya.

 

  • Saat Anda membantu anak, hingga ia merasa cukup aman untuk merasakan dan mengekspresikan emosinya, Anda tak hanya menyembuhkan jiwa dan tubuhnya. Anda juga membantu anak dalam mempercayai proses emosionalnya sendiri, hingga ia dapat menangani emosinya seiring bertambahnya usia, tanpa amukan atau represi.

 

4.Ajarkan pemecahan masalah

Emosi merupakan pesan, maka dari itu ajari anak untuk bernapas, merasakannya, mentolerirnya tanpa perlu bertindak berdasarkan emosinya. Dengan begitu anak tidak berada dalam lubang emosi yang kuat, dan berfokus untuk memecahkan masalah dan bertindak jika perlu.

 

Terkadang anak bisa melakukannya sendiri, namun terkadang ia juga membutuhkan bantuan Anda untuk bertukar pikiran. Tapi tahan keinginan untuk terburu-buru dan menangani masalahnya, kecuali jika anak memintanya.

 

Jika memaksakan diri untuk membantu anak, ini memberikan pesan bahwa Anda tidak percaya pada kemampuan anak dalam menanganinya sendiri.

 

Mengapa hal ini mendorong kecerdasan emosional?

 

  • Seorang anak perlu mengungkapkan perasaan, tetapi ia juga perlu tahu cara menemukan solusi atas masalahnya tersebut. Ini membutuhkan latihan dan contoh dari pihak orang tua.

 

  • Mengajarkan anak untuk menghargai perasaannya, dapat menjadi pertanda tentang hal yang ia perlu ditangani secara berbeda dalam hidup, yang akan memberdayakannya.

 

  • Setiap anak membutuhkan pembinaan untuk belajar mengungkapkan kebutuhannya tanpa harus menyerang orang lain.

 

Baca Juga: 5 Tips Melawan Rasa Malas Belajar Selama Sekolah di Rumah Aja

 

Itulah beberapa cara untuk mengembangkan kecerdasan emosional pada anak. Kita bisa menggunakan kesalahan anak sebagai kesempatan untuk tumbuh lebih baik. Saat seorang anak marah atau menyakiti perasaan seseorang, luangkan waktu untuk membicarakan tentang bagaimana mereka bisa berbuat lebih baik di masa depan.

Tags:

Informasi Terkini seputar sekolah kristen BPK PENABUR

Daftar Indeks Berita Terbaru dari BPK Penabur

Yayasan

BLOG - 07 December 2020
4 Cara Menghibur Anak Anda Tanpa Kata-kata

Yayasan

BLOG - 21 December 2020
3 Ide Pola Asuh Anak Secara Positif yang Harus Di...
Sekolah terbaik hanya sebagai penunjang, Anda yan...

Yayasan

BLOG - 12 January 2021
Tips agar transisi TK ke Sekolah Dasar Berjalan L...
Tak hanya menyandang sebagai sekolah dasar terbai...

Yayasan

BLOG - 13 January 2021
Mengenal Berbagai Tipe Kecerdasan anak Ketika Ber...
Meskipun tipe kecerdasan pada anak berkembang sec...

Yayasan

BLOG - 22 January 2021
5 Manipulasi Matematika Terbaik yang Bisa Diajark...
Dengan adanya manipulasi matematika, anak dapat b...

Yayasan

BLOG - 29 January 2021
5 Langkah Memilih Sekolah Terbaik untuk Anak yang...

Yayasan

BLOG - 03 February 2021
5 Cara Mendorong Anak Agar Punya Prestasi di Seko...
Selain sekolah terbaik orang tua juga berperan pe...

Yayasan

BLOG - 18 February 2021
5 Tips Belajar untuk Menghadapi Ulangan Matematika
Metode belajar matematika mungkin sudah pernah di...

Yayasan

BLOG - 19 February 2021
5 Hal Mempersiapkan Mental Anak Ketika Harus Pind...
Meskipun harus berpindah ke sekolah baru, namun b...

Yayasan

BLOG - 22 February 2021
4 Macam Kurikulum yang Bisa Menjadi Pertimbangan ...
Jika anda berniat untuk memasukan anak ke sekolah...

Yayasan

BLOG - 03 March 2021
Pemerintah Resmi Hapus Ujian Nasional 2021, Begin...

Yayasan

BLOG - 05 March 2021
Berapa Lama kah Idealnya Anak Menjalani Pendidika...
Pastikan para orangtua mendaftarkan anak di Sekol...

Yayasan

BLOG - 08 March 2021
5 Hal Sederhana yang Bisa Anda Terapkan untuk Men...
Setiap sekolah terbaik umumnya memiliki guru yang...

Yayasan

BLOG - 09 March 2021
4 Cara Cerdas Agar Anak Belajar Berhitung dengan ...
Pembelajaran berhitung akan anak dapatkan ketika ...

Yayasan

BLOG - 10 March 2021
Terapkan Lima Hal Ini dalam Meredam Kekerasan di ...
Sebaiknya setiap sekolah terbaik menerapkan metod...

Yayasan

BLOG - 11 March 2021
Peranan Orang Tua Sebagai Model Pembelajaran bagi...

Yayasan

BLOG - 17 March 2021
5 Alasan Penting Mengapa Orangtua Tak Perlu Memba...
Selain memasukan anak di sekolah terbaik, tugas o...

Yayasan

BLOG - 18 March 2021
Pentingnya Membangun Karakter Jujur Pada Anak Sej...
Membangun karakter jujur pada anak sering kali di...

Yayasan

BLOG - 19 March 2021
Bagaimana Manajemen Waktu yang Baik untuk Anak Us...
Menerapkan manajemen waktu di usia sekolah sangat...

Yayasan

BLOG - 24 March 2021
Permainan Tradisional yang Bisa Menjadi Metode un...
Selain materi pembelajaran secara formal, sekolah...

Yayasan

BLOG - 25 March 2021
Mengenal Metode Montessori yang Terkenal di Dunia...

Yayasan

BLOG - 06 April 2021
Hari Pertama Anak Masuk Sekolah TK di Masa Pandem...
Ada beberapa persiapan yang bisa orang tua siapka...

Yayasan

BLOG - 05 April 2021
Tips Agar Anak Tidak Malas Berangkat Sekolah di H...
Sebagai orang tua sudah sepatutnya memberikan sem...

Yayasan

BLOG - 07 April 2021
Daftar Hak dan Kewajiban Anak di Sekolah yang Har...
Ada beberapa hak dan kewajiban seorang siswa di s...

Yayasan

BLOG - 08 April 2021
7 Kebiasaan Baik yang Patut Diajarkan Sebelum si ...
Sebagai orang tua kita perlu memasukan anak ke se...

Yayasan

BLOG - 09 April 2021
5 Cara Efektif Mengajarkan Anak Sekolah Tentang U...

Yayasan

BLOG - 12 April 2021
Teruntuk Anak SMA, Ini Tips Agar Tetap Semangat M...
Sekolah SMA adalah masa dimana proses pendewasaan...

Yayasan

BLOG - 13 April 2021
Pentingnya Meningkatkan Kemampuan Anak dalam Berk...
Selain mengandalkan guru-guru di sekolah terbaik,...

Yayasan

BLOG - 14 April 2021
Jenjang Pendidikan Anak dan Cara Memilih Sekolah ...
Memilih sekolah terbaik untuk anak tidaklah mudah...

Yayasan

BLOG - 15 April 2021
Cara Menumbuhkan Hobi Membaca Pada Anak Remaja. S...
Sebagai orangtua, tidak hanya cukup memasukan ana...

Yayasan

BLOG - 27 April 2021
Mengenal Pengertian Sekolah dan Alasan Mengapa An...

Yayasan

BLOG - 13 May 2021
5 Cara Mengajarkan Anak untuk Menabung di Usia Se...
Selain menyekolahkan anak di sekolah terbaik, kit...

Yayasan

BLOG - 14 May 2021
3 Cara untuk Mengatasi Kamu yang Sering Burn Out ...
Pada umumnya fasilitas sekolah terbaik yang bisa ...

Yayasan

BLOG - 17 May 2021
3 Faktor yang Menyebabkan Anak Susah Belajar Menu...
Metode belajar fun learning bisa menjadi cara bil...

Yayasan

BLOG - 18 May 2021
5 Alasan Mengapa Usia Anak Masuk Sekolah Dasar Ha...
Selain petimbangan usia yang mengharuskan 7 tahun...

Yayasan

BLOG - 19 May 2021
5 Tanda Anak Siap Belajar Menulis, Sudahkah Si Ke...

Yayasan

BLOG - 20 May 2021
Cara Bijak Menghargai Usaha Anak dalam Memperoleh...
Sebagai orang tua tugas kita adalah memasukan ana...

Yayasan

BLOG - 21 May 2021
Daftar Makanan Sehat untuk Meningkatkan Konsentra...
Selain memberikan pendidikan di sekolah terbaik u...

Yayasan

BLOG - 24 May 2021
Mengenal Diskalkulia Bagi Anak yang Sulit Belajar...
Selain memasukkannya di sekolah terbaik, mendampi...

Yayasan

BLOG - 25 May 2021
Menerapkan Cara Belajar Matematika yang Menyenang...
Meskipun anda telah memasukkan anak di sekolah te...

Yayasan

BLOG - 26 May 2021
Benarkah Tidur Siang Membantu Mencapai Performa y...

Yayasan

BLOG - 27 May 2021
Apakah Anak Baik-Baik Saja saat Belajar Online? 5...
Menanyakan kondisi belajar sangatlah penting. Sel...

Yayasan

BLOG - 28 May 2021
4 Cara Mengembangkan Kecerdasan Emosional Pada An...
Saat seorang anak marah, luangkan waktu untuk mem...

Yayasan

BLOG - 01 June 2021
Strategi Memilih Sekolah Kejuruan yang Perlu Dike...
Memilih sekolah SMK terbaik atau sekolah kejuruan...

Yayasan

BLOG - 02 June 2021
Sadarkah Kamu Bahwa 5 Tata Tertib di Sekolah ini ...
Semua tata tertib yang diterapkan di berbagai sek...

Yayasan

BLOG - 03 June 2021
Pentingnya Melakukan Brain Breaks untuk Mengembal...

Yayasan

BLOG - 04 June 2021
Memperingati Hari Buku Sedunia dengan Membaca di ...
Ayo, memperingati hari buku sedunia 17 mei 2021 d...

Yayasan

BLOG - 07 June 2021
Membantu Anak dalam Menyesuaikan Diri di Sekolah ...
Dukungan anda tidak hanya memasukkan anak di Seko...

Yayasan

BLOG - 08 June 2021
Inilah Alasan Seragam Pramuka Berwarna Coklat. Ap...
Selalu diingat yah pesan yang terkandung pada war...

Yayasan

BLOG - 28 June 2021
Tips Menangani Anak yang Tidak Mau Ditinggal di S...
Jika anda sudah memilih sekolah terbaik, maka per...