Yayasan

Catatan dari Ketua Umum Yayasan BPK PENABUR dalam rangka Peringatan Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) 2019

NEWS - 02 May 2019

Read More
Yayasan

Ibadah Syukur dan Perayaan HUT 7 DASAWARSA BPK PENABUR

NEWS - 18 July 2020

Read More
Yayasan

Pesan Yayasan BPK PENABUR

NEWS - 13 July 2020

Read More

4 Langkah Mengubah Mental Anak Saat Usia Sekolah Agar Lebih Baik

BLOG - 16 November 2020

4 Langkah Mengubah Mental Anak Saat Usia Sekolah Agar Lebih Baik

Ada beberapa anak yang memiliki mental sebagai korban. Entah mereka dari sekolah terbaik atau sekolah biasa saja, mentalitas korban membentuk anak menjadi pembangkang, dijadikan cara untuk menghindari tanggung jawab. Ketika itu mempengaruhi emosi kita sebagai orang tua, membuat kita mempertanyakan, apakah mungkin kita terlalu keras atau tidak adil dalam mendidik anak. Jika sifat ini dibiarkan, mental sebagai korban pada anak akhirnya dapat mempengaruhi kemampuan anak untuk memiliki hubungan yang sehat. Anak Anda harus mempelajari keterampilan baru untuk mengelola tanggung jawab di dunia nyata. Untuk memulai proses itu, akan sangat membantu untuk melihat perilaku yang mengarah pada mentalitas korban. Berikut 4 langkah untuk mengubah anak dari mental sebagai korban.

 

1.Mulailah dengan menargetkan satu perilaku pada satu waktu

Identifikasi sesuatu yang membuat hidup sulit, tetapi juga sesuatu yang menurut Anda benar-benar dapat berubah. Misalnya, Anda bisa mulai dengan waktu bangun dan rutinitas pagi yang masuk akal, atau melakukan pekerjaan rumah dengan anak, atau mengajak anak memasak makanan untuk dia makan, tanpa ada teriakan di dalam aktivitas tersebut.

 

2.Duduk dan bicaralah dengan anak saat Anda berdua tenang

Isi perubahan yang ingin Anda fokuskan. Anda bisa mengajak anak berdiskusi dengan mengatakan bahwa Anda kurang menyukai mereka ketika mereka tidak menyelesaikan tugas-tugasnya. Anda pun berencana untuk membagi tugas di rumah karena semua orang di rumah ini memiliki tanggung jawab. Jika anak Anda tidak dapat menyelesaikan dengan baik, mereka juga akan mendapatkan konsekuensi atas tindakannya. Bersikaplah tenang dan blak-blakan pada anak Anda, karena anak terbiasa bereaksi berlebihan terhadap ekspektasi atau Batasan apapun. Pengaturan Batasan peran orang tua bekerja paling baik ketika Anda tidak emosional. Namun, jangan berharap anak dapat menerima hal ini dengan baik. Mereka mungkin akan menolak, tetapi tetap tenang dan fokus dari tantangan awal.

 

3.Jangan menyerah pada ekspektasi dan konsekuensi, dan jangan menyerah pada perilaku buruk

Butuh waktu lama untuk melepaskan sifat mentalitas korban dan menggantinya dengan cara berpikir dan berperilaku yang lebih bertanggung jawab. Ini menjadi kebiasaan bagi anak, dan orang tua seringkali mengembangkan kebiasaan sebagai tanggapan. Sangat mudah untuk kembali ke kebiasaan ini dan untuk berpikir bahwa daripada menetapkan batas ini dan menangani pembangkangan anak, lebih baik kita menghindari permasalahan yang lebih berlarut pada anak. Semua orang berusaha menghindari hal-hal tersebut dan terasa seperti pekerjaan, tetapi hal ini akan sepadan dengan hasil yang diberikan. Intinya, jangan memaksa anak.

 

4.Berikan penguatan positif saat anak mengambil tanggung jawab dan membuat pilihan yang baik

Perubahannya mungkin tidak kentara pada awalnya, tetapi begitu anak mulai mengambil tanggung jawab atas tindakannya, dia mulai melepaskan sifat mentalitas korban. Dia akan membutuhkan dorongan untuk terus mengubah pemikirannya dan menggunakan keterampilan pemecahan masalah yang lebih sehat, dan Anda dapat selalu ada untuknya.

 

Baca Juga: 8 Cara Mencegah Masalah Perilaku pada Anak Usia Sekolah

 

Tidak ada anak yang sempurna di dunia ini. Jika anak memiliki sifat mentalitas korban, Anda tidak perlu memarahinya dengan mengatakan sia-sia menyekolahkannya di sekolah terbaik, karena setiap anak memiliki kemampuan kontrol diri yang berbeda-beda. Sebagai orang tua harus sabar akan hal tersebut. 

Tags:

Informasi Terkini seputar sekolah kristen BPK PENABUR

Daftar Indeks Berita Terbaru dari BPK Penabur

Yayasan

NEWS - 02 May 2019
Catatan dari Ketua Umum Yayasan BPK PENABUR dalam...

Yayasan

NEWS - 18 July 2020
Ibadah Syukur dan Perayaan HUT 7 DASAWARSA BPK PE...

Yayasan

NEWS - 13 July 2020
Pesan Yayasan BPK PENABUR

Yayasan

NEWS - 26 October 2020
DIGITAL LIBRARY BPK PENABUR

Yayasan

NEWS - 27 October 2020
Launching Buku BERANI BERUBAH

Yayasan

BLOG - 17 June 2020
Menumbuhkan Minat Baca Anak dengan Metode Read al...

Yayasan

BLOG - 18 June 2020
Seberapa Banyak Kata yang Harus Dikuasai untuk Bi...

Yayasan

BLOG - 19 June 2020
Sudahkah Memilih Sekolah Ideal untuk Anak

Yayasan

BLOG - 20 June 2020
Tips Agar Anak Tidak Bosan saat Libur Sekolah di ...

Yayasan

BLOG - 22 June 2020
Beragam Aroma Alami Ini Dapat Meningkatkan Konsen...

Yayasan

BLOG - 24 August 2020
Peranan Penting Kepala Sekolah dan Efektivitas Pe...

Yayasan

BLOG - 25 August 2020
Mengetahui Tahap Perkembangan Sosial Emosional pa...

Yayasan

BLOG - 26 August 2020
3 Hal yang Harus Disiapkan Pelajar untuk Menyambu...

Yayasan

BLOG - 27 August 2020
Cara Mendidik Anak Agar Mampu Memecahkan Masalah

Yayasan

BLOG - 28 August 2020
Inilah Pendapat Ahli Epidemiologi tentang Pembuka...

Yayasan

BLOG - 29 June 2020
Ini Usia yang Tepat Mendaftarkan anak ke Sekolah

Yayasan

BLOG - 30 June 2020
Sebelum masuk sekolah sebaiknya kenalkan dulu 5 f...

Yayasan

BLOG - 01 July 2020
Menuju New Normal, Bagaimana proses Pembelajaran ...

Yayasan

BLOG - 02 July 2020
Menjadi Sekolah Kristen Terbaik! Inilah Sejarah B...

Yayasan

BLOG - 03 July 2020
Masihkah Sekolah Favorit Menjadi Pilihan orang Tu...

Yayasan

BLOG - 29 September 2020
Sekolah Kristen di Indonesia Perlu Berbenah Agar ...

Yayasan

BLOG - 30 September 2020
Pentingnya Mengajarkan Anak Membaca Sejak Dini
Mengajarkan anak membaca sejak dini perlu dilakuk...

Yayasan

BLOG - 01 October 2020
BPK Penabur Bekali Orang Tua Ilmu Untuk Mendampin...

Yayasan

BLOG - 02 October 2020
TKK 2 Penabur Bina Karakter dan Talenta Seni Gene...

Yayasan

BLOG - 03 October 2020
Sarana Prasarana Sekolah Menjadi Penunjang Kegiat...