Yayasan

Kunjungan Pengurus Harian Ke Cimahi

NEWS - 26 January 2022

Kunjungan Pengurus Harian Ke Cimahi

Read More
Yayasan

BPK PENABUR Kunjungi Kepala Badan Standar, Kurikulum & Asesmen Pendidikan

NEWS - 06 January 2022

BPK PENABUR Kunjungi Kepala Badan Standar, Kuriku...

Read More
Yayasan

BPK PENABUR Kunjungi Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah dan Tenaga Kependidikan

NEWS - 05 January 2022

BPK PENABUR Kunjungi Direktur Kepala Sekolah, Pen...

Read More

Tips Mengatasi Anak yang Kurang Suka dengan Gurunya di Sekolah

BLOG - 14 June 2021

Tips Mengatasi Anak yang Kurang Suka dengan Gurunya di Sekolah

Ketika masuk masa-masa sekolah, anak akan bertemu banyak orang baru termasuk teman-teman baru dan guru mereka. Guru merupakan elemen yang sangat penting di sekolah, namun mungkin tidak semua guru dapat sesuai dengan karakter anak. Bagi beberapa anak, hubungan murid dan guru dapat dikatakan hubungan cinta dan benci. Hal ini wajar saja karena setiap anak menghabiskan waktunya bertemu dengan guru 5-6 jam dalam sehari.

 

Masalah yang sebenarnya ketika hubungan tersebut lebih condong membenci gurunya, ia menjadi pemurung, mogok sekolah, nilai akademiknya turun, atau sulit diatur oleh gurunya. Setiap orang tua tentunya tidak ingin anak menjadi seperti itu, oleh sebab itu mari kenali lebih dekat.

 

Apa penyebab anak tidak menyukai gurunya?

Sebagai orang tua sangat penting untuk mendengarkan anak jika ia memiliki perasaan negatif terhadap gurunya. Bagaimanapun jika dibiarkan ini bisa menjadi masalah yang sangat serius, dan anak yang awalnya semangat sekolah bisa terus kurang termotivasi, merasa malu, dan kurang dihargai. Bahkan anak bisa saja meminta mogok sekolah. Jika anak dimarahi oleh guru, anak pasti akan merasa terluka, dan ia mungkin meminta orang pada orang tuanya untuk pindah kelas atau bahkan pindah sekolah. Berikut ini beberapa alasan mengapa anak membenci gurunya;

  • Perlakuan tegas dan disiplin yang cenderung kasar dari seorang guru bisa merusak perkembangan anak

 

  • Guru yang selalu memarahinya dapat melukai perasaan anak

 

  • Tidak adil pada setiap  murid juga merupakan masalah. Jika anak mengamati bahwa gurunya lebih memilih murid lain dan tidak memperhatikannya dengan semestinya, anak bisa merasa tidak dianggap dan kurang rasa percaya diri.

 

  • Guru yang meremehkan kemampuan anak tentu saja tidak akan berdampak baik bagi anak.

 

  • Meski tidak sepenuhnya hal tersebut kesalahan guru, namun sebagai orang tua anda perlu mendukung dalam mengatasi permasalahannya. Berikut ini tips mengatasi anak yang membenci gurunya di sekolah.

 

1.Mengajak anak berdiskusi untuk mengetahui penyebabnya

Untuk mengetahui penyebabnya, sebagai orang tua anda harus mengajak anak untuk berdiskusi santai saat makan malam atau saat ingin tidur di malam hari. Tak perlu membuat suasana menjadi semakin tegang karena melihat anak yang tidak termotivasi sekolah, karena bisa saja anak merasa disalahkan oleh tindakannya. Membicarakan banyak hal bersama anak juga sesuatu yang dapat sangat membantu memperbaiki hubungan anak dengan gurunya. Setelah mengetahui penyebabnya, anda juga bisa menyempatkan waktu untuk bicara dengan gurunya secara individu. Selain itu, anda juga bisa mendiskusikan masalah tersebut dengan keduanya pada satu waktu.

 

2.Hindari bersikap emosi dan menyalahkan anak atau guru

Sangat penting untuk tidak kehilangan kesabaran saat mencoba menyelesaikan masalah yang begitu rumit, apalagi yang menyangkut pendidikan dan masa depan anak. Karena jika emosi anda meningkat, perasaan anak bisa menjadi lebih buruk. Ia bisa saja menganggap bahwa perlakuan tidak adil di sekolah juga didapatkannya di rumah, tempat yang seharusnya nyaman dan tempat berlindung anak. Selain itu, saat mendengarkan alasannya, hindari menyalahkan anak atau gurunya terlebih dahulu sebelum mengetahui fakta sebenarnya.

 

3.Menanyakan fakta pada guru yang bersangkutan

Setelah anda mendengarkan alasan dari anak, maka anda bisa menanyakan kepada gurunya. Berkomunikasi sangat penting karena fakta yang hanya salah paham juga dapat memperburuk masalah yang sudah sensitif. Namun, ketika tidak ada titik terang, mungkin anda bisa mengajak anak dan gurunya untuk berdiskusi bersama. Kemudian, anda bisa mendengarkan bagaimana anak dan gurunya menjelaskan apa yang mereka selama ini rasakan dan pahami ketika jam pelajaran.

 

4.Mengajari anak untuk beradaptasi dengan sikap gurunya di sekolah

Jika anda menemukan fakta bahwa guru tidak responsif pada permasalahan anak, maka sebaiknya anda dapat mengajari anak untuk beradaptasi dan lebih termotivasi untuk melakukan yang lebih baik terlepas dari tantangan yang dihadapi ini.

 

Serta berikan pengertian pada anak, bahwa guru bisa bertindak seperti itu karena mungkin juga mengalami masalah di rumah atau memang cara pengajarannya yang tegas dan sangat disiplin, yang mungkin tidak cocok dengan karakter anak. Anda juga bisa mengatakan bahwa tidak semua guru seperti itu, akan ada waktunya di mana anak akan bertemu guru yang bisa mendukung kemampuannya selama di sekolah.

 

5.Memperkenalkan aktivitas baru pada anak

Perasaan tidak suka anak dengan gurunya, juga mungkin disebabkan karena ia mengalami frustasi akibat dari jenuh sekolah, banyak tugas, dan pelajaran sulit. Selain itu juga kurangnya kesempatan untuk melampiaskan rasa frustasinya tersebut. Jika demikian, bantu anak mengurangi bebannya dengan memberikan kegiatan favoritnya seperti klub sepak bola, klub menari, bermain musik, dan lain-lain, yang nantinya bisa membantu menghilangkan rasa frustasi dan kembali ke sekolah dengan nyaman.

 

6.Cobalah konseling dengan ahli psikologi anak

Jika anak anda memiliki perasaan negatif yang sangat kuat pada gurunya di sekolah, tak menutup kemungkinan anak akan melampiaskannya pada anda atau sesama siswa. Untuk menghindari tindakan negatif yang bisa anak lakukan, maka cobalah konseling. Sebuah sesi konseling bersama ahli mungkin tidak hanya mengungkapkan apa yang sedang dialami anak, tetapi juga bisa mengungkapkan apakah anak membutuhkan bantuan yang nyata.

 

Baca Juga: Membantu Anak dalam Menyesuaikan Diri di Sekolah Menengah Pertama

 

Demikian beberapa tips yang bisa dilakukan orang tua untuk mengatasi masalah saat sang anak membenci pada gurunya di sekolah. Kunci untuk memecahkan masalah adalah dengan komunikasi. Dalam kasus seperti ini berkomunikasi secara efektif dengan anak serta guru akan membantu sedikit meringankan situasi. Selanjutnya saling mengakui masalah dan mendiskusikan solusinya, agar masalah selesai sesuai keputusan yang dapat diterima oleh anak dan gurunya.

Tags:

Informasi Terkini seputar sekolah kristen BPK PENABUR

Daftar Indeks Berita Terbaru dari BPK Penabur

Yayasan

NEWS - 26 January 2022
Kunjungan Pengurus Harian Ke Cimahi

Yayasan

NEWS - 06 January 2022
BPK PENABUR Kunjungi Kepala Badan Standar, Kuriku...
BPK PENABUR Kunjungi Kepala Badan Standar, Kuriku...

Yayasan

NEWS - 05 January 2022
BPK PENABUR Kunjungi Direktur Kepala Sekolah, Pen...
BPK PENABUR Kunjungi Direktur Kepala Sekolah, Pen...

Yayasan

NEWS - 23 November 2021
Pertemuan Yayasan BPK PENABUR dengan Dirjen Gur...
Ketua Umum Yayasan BPK PENABUR, Adri Lazuardi S.H...

Yayasan

NEWS - 09 November 2021
PELANTIKAN PENGURUS BERSAMA TIRTAMARTA & BPK PENA...
Jakarta, 09 November 2021

Yayasan

NEWS - 27 January 2022
VAKSINASI Usia 6-11 Tahun Tahap 2 BPK PENABUR Ba...

Yayasan

NEWS - 18 February 2022
TOP 10 LTMPT (Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi)
Apa itu LTMPT

Yayasan

NEWS - 20 February 2022
PENABUR TALENT DAY
Hey #penabursmartgen

Yayasan

NEWS - 27 April 2022
Bantu penderita DBD, SMAK 1 PENABUR gelar aksi do...
SMAK 1 PENABUR bekerja sama dengan Palang Merah I...

Yayasan

NEWS - 12 May 2022
Siapakah Florence Nightingale ?
Sejarah keperawatan dan Florence Nightingale

Yayasan

Artikel - 10 November 2021
SEJARAH HARI PAHLAWAN NASIONAL

Yayasan

Artikel - 31 October 2019
Spiritualitas Guru Kristiani

Yayasan

Artikel - 10 February 2022
Sejarah Perayaan Cap Go Meh
Cap-Go-Meh adalah lafal dialek Tio Ciu dan Hokkia...

Yayasan

Artikel - 14 February 2022
SEJARAH HARI VALENTINE
menceritakan satu sejarah yang berkaitan dengan m...

Yayasan

Artikel - 15 February 2022
Hari Kanker Anak Sedunia
Hari Kanker anak sedunia  jatuh setiap 15 Februar...

Yayasan

Artikel - 17 February 2022
ANTROPOLOGI

Yayasan

Artikel - 22 February 2022
Hari Berpikir Sedunia
Tahukah kamu, tanggal 22 Februari diperingati seb...

Yayasan

Artikel - 22 February 2022
HARI BADEN POWELL
Siapakah Robert Stephenson Smyth Baden-Powell?

Yayasan

Artikel - 10 May 2022
Apa itu Lupus?
bpkpenabur.or.id, - Hari in

Yayasan

Press Release - 01 December 2018
Pelantikan Pengurus BPK PENABUR Bandar Lampung da...

Yayasan

Press Release - 24 November 2018
Pelantikan Pengurus BPK PENABUR Cirebon, Indramay...

Yayasan

Press Release - 10 November 2018
Pelantikan Pengurus PENABUR Bandung, Tasikmalaya,...

Yayasan

Press Release - 04 November 2018
Pelantikan Pengurus BPK PENABUR Cianjur 2018-2022

Yayasan

Press Release - 04 November 2018
Pelantikan Pengurus BPK PENABUR Bogor 2018-2022

Yayasan

Press Release - 03 November 2018
Pelantikan Pengurus BPK PENABUR Sukabumi 2018-2022

Yayasan

Press Release - 02 April 2022
Peresmian PLC Jakarta

Yayasan

Press Release - 02 April 2022
BPK PENABUR Resmikan Gedung SDK dan SMAK di Serang
JAKARTA,  - Ketua BPK PENABUR Serang

Yayasan

Press Release - 25 April 2022
PERESMIAN GEDUNG BPK PENABUR Bogor
Ketua BPK PENABUR Bogor, Aryawan Handoko

Yayasan

BLOG - 07 May 2020
5 Cara Agar Anak Lebih Produktif Dalam Belajar Se...
Bagaimana caranya agar anak tidak ketinggalan pel...

Yayasan

BLOG - 08 May 2020
Tips Menjadi Siswa Berprestasi Di Sekolah. Kamu P...
Bagi kamu yang ingin menjadi siswa berprestasi di...

Yayasan

BLOG - 12 May 2020
Tips Mempersiapkan Metode Belajar Anak yang Menye...

Yayasan

BLOG - 13 May 2020
Pentingnya Pendidikan Karakter Di Kalangan Sekolah
Pendidikan karakter akan mengantarkan seseorang k...

Yayasan

BLOG - 26 May 2020
4 Keterampilan Penting untuk Anak yang Bisa Diter...
Pentingnya membekali keterampilan dasar pada anak...

Yayasan

BLOG - 27 May 2020
Serunya Mengisi Liburan Sekolah dengan Kegiatan M...
Mengisi liburan sekolah dengan kegiatan menulis t...

Yayasan

BLOG - 28 May 2020
Memaksimalkan Liburan Sekolah Dengan Kegiatan Pos...
Yuk maksimalkan waktu liburan sekolah dengan mela...

Yayasan

BLOG - 29 May 2020
4 Manfaat Liburan di Rumah dengan Mengajak Anak M...

Yayasan

BLOG - 30 May 2020
Tips Agar Anak Tidak Bosan saat Libur Sekolah di ...
Berbagai tips ini mungkin bisa menjadi sarana aga...

Yayasan

BLOG - 01 June 2020
Yuk Menjelajah Wisata Malang Secara Virtual Saat ...
Menjelajah wisata Malang Jawa timur secara virtua...

Yayasan

BLOG - 02 June 2020
Beragam Perubahan Positif Pendidikan di Tengah Pa...
Di tengah pandemi virus corona, terdapat berbagai...

Yayasan

BLOG - 03 June 2020
Pentingnya Mempersiapkan Tabungan Pendidikan Anak...
Mempersiapkan tabungan pendidikan anak harus dimu...

Yayasan

BLOG - 11 June 2020
5 Tips Investasi Pendidikan untuk Anak. Sebaiknya...

Yayasan

BLOG - 12 June 2020
5 Alasan Pentingnya Bersikap Tegas Soal Sekolah d...
Inilah alasan mengapa para orang tua harus tegas ...

Yayasan

BLOG - 13 June 2020
Tips Menjadikan Belajar Online Menyenangkan untuk...
Bagaimana agar anak bisa belajar online dengan me...

Yayasan

BLOG - 15 June 2020
5 Hal Seru yang Membantu Anak Makin Giat Belajar ...
Yuk lakukan lima hal ini untuk membantu anak bela...

Yayasan

BLOG - 16 June 2020
Meningkatkan Efektivitas dengan Mendengarkan Musik
Mendengarkan musik tak hanya mengurangi tingkat s...

Yayasan

BLOG - 17 June 2020
Menumbuhkan Minat Baca Anak dengan Metode Read al...

Yayasan

BLOG - 18 June 2020
Seberapa Banyak Kata yang Harus Dikuasai untuk Bi...
Berapa banyak kosakata yang harus dikuasai untuk ...

Yayasan

BLOG - 19 June 2020
Sudahkah Memilih Sekolah Ideal untuk Anak
Pada hakikatnya tidak ada sekolah yang ideal. Sek...

Yayasan

BLOG - 20 June 2020
Tips Agar Anak Tidak Bosan saat Libur Sekolah di ...

Yayasan

BLOG - 22 June 2020
Beragam Aroma Alami Ini Dapat Meningkatkan Konsen...
Berbagai aroma terapi ini bermanfaat meningkatkan...