MULIAKAN ALLAH DENGAN KARUNIAMU - DAILY DEVOTION
Artikel - 14 February 2025
Sebuah kelompok musik di suatu gereja baru saja dibentuk. Mereka ingin melayani pertama kalinya di ibadah hari minggu. Di kelompok itu ada beberapa orang yang memainkan alat-alat musik yang berbeda dan ada pula paduan suara yang menjadi pemandu umat bernyanyi. Latihan pertama tidak dijalani dengan mulus lantaran masih terjadi banyak kesalahan. Di tengah-tengah latihan, pianis dalam kelompok musik itu berkata, “Kalian bisa main musik gak sih? Yang serius dong latihannya. Capek nih diulang-ulang mulu.” Latihan berjalan kembali, namun beberapa saat kemudian berhenti karena terjadi kesalahan lagi. Semua saling menyalahkan. Semua menganggap dirinya paling penting dan paling berperan dalam kelompok musik itu. Setiap orang ingin menonjolkan kemampuannya masing-masing karena merasa dirinya hebat. Semua ingin memuliakan dirinya sendiri, padahal sesungguhnya hanya Allah yang patut dimuliakan dengan semua yang kita miliki.
Di kelompok atau komunitas mana pun pasti ada saja orang yang selalu merasa diri ‘lebih’ dari yang lain: lebih pintar, lebih benar, lebih paham, lebih mampu, lebih penting, lebih hebat, lebih terhormat, lebih berperan, lebih berpengalaman, dan lain sebagainya. Orang-orang semacam ini menganggap bahwa segala yang dimilikinya saat ini karena kehebatannya sendiri. Firman Tuhan yang kita baca hari ini mengingatkan bahwa siapa pun yang melayani, hendaklah ia mengingat bahwa ia mampu melakukannya bukan karena kekuatan dan kehebatannya sendiri melainkan karena kekuatan yang dianugerahkan Allah kepadanya. Apa pun yang kita lakukan, baik dalam konteks ibadah kita secara ritual di gereja maupun ibadah kita dalam hidup sehari-hari di dunia, bertujuan hanya untuk memuliakan Allah yang sudah memberikan kepada kita rupa-rupa karunia atau talenta untuk saling melayani dan mengasihi.
Karena itu, di mana pun kita berada tidak perlu merasa diri lebih pintar, lebih benar, lebih paham, lebih mampu, lebih penting, lebih hebat, lebih terhormat, lebih berperan, lebih berpengalaman, dan lain sebagainya. Semua yang kita miliki berasal dari Allah sendiri. Sehingga, tidak patut dan tidak pantas kita merasa diri ‘lebih’ dari yang lain. Ketika kita terlibat dalam pelayanan ibadah di gereja atau bekerja sama dalam suatu kegiatan di mana pun kita berada, ingatlah semua yang kita lakukan karena kekuatan yang dianugerahkan kepada kita. Jangan mencuri kemuliaan Allah dengan merasa diri ‘lebih’ dari yang lain! Karena, kemuliaan hanyalah milik Allah yang sudah memberikan rupa-rupa karunia atau talenta kepada kita masing-masing.
Tim Bina Iman Jenjang
Informasi Terkini seputar sekolah kristen BPK PENABUR
Daftar Indeks Berita Terbaru dari BPK Penabur