HIDUP DALAM KEBENARAN SEJATI - DAILY DEVOTION
Artikel - 18 February 2025
“Semua orang inginkan kebenaran berada di pihaknya, namun sedikit yang mau berada di pihak kebenaran. Semua orang seakan-akan tampil menjunjung kebenaran, namun sedikit yang sungguh mau berkorban membela kebenaran.” Kedua kalimat tersebut merupakan bait pertama dari lagu dalam Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ) 279 berjudul “Semua Orang Inginkan Kebenaran”. Lirik lagu tersebut mengajak kita semua untuk jujur mengakui bahwa manusia suka bicara tentang kebenaran apalagi jika kebenaran itu berpihak kepadanya. Namun, ketika manusia dituntut untuk hidup dalam kebenaran dan memperjuangkan kebenaran untuk kepentingan bersama, ia enggan melakukannya. Dua bait dari lagu tadi menceritakan bahwa hanya Yesuslah kebenaran sejati dan setiap orang percaya dipanggil untuk hidup di dalam-Nya. Bagaimana caranya?
Teladani apa yang dipikirkan, dirasakan, diprihatinkan, dan diperbuat oleh Yesus kepada sesama manusia. Hidup dan karya pelayanan Yesus di dunia tidak sebatas menyuarakan kebenaran dan keadilan tetapi memperjuangkan dan mengusahakan agar keduanya terwujud. Yesus selalu berada di pihak orang-orang yang membutuhkan kebenaran dan keadilan sampai mereka mendapatkannya. Firman yang kita baca hari ini mengingatkan bahwa Israel sebagai umat pilihan Allah sesungguhnya dipanggil untuk mewujudkan kebenaran dan keadilan. Namun, sayangnya hidup mereka jauh dari panggilan itu. Mereka menutup telinga dari jeritan orang-orang yang menderita karena ketidakbenaran dan ketidakadilan. Bahkan, mereka sendiri adalah pelaku ketidakbenaran dan ketidakadilan terhadap sesama manusia. Bagaimana dengan kita saat ini?
Panggilan untuk mewujudkan kebenaran dan keadilan bukan hanya ditujukan kepada bangsa Israel melainkan kepada kita semua. Panggilan ini tidak dapat kita sangkal dan tolak bahwa hidup setiap orang percaya harus menghasilkan buah-buah kebenaran dan keadilan. Allah menantikan buah-buah itu dari hidup kita semua, seperti yang tertulis di Yesaya 5:4b, “Aku menantikan dia menghasilkan buah anggur, mengapa yang dihasilkannya hanya buah anggur yang asam?” Supaya buah yang kita hasilkan tidak masam, hiduplah dalam kebenaran sejati, yaitu Kristus. Teladani apa yang dipikirkan, dirasakan, diprihatinkan, dan diperbuat oleh Yesus.
Tim Bina Iman Jenjang
Informasi Terkini seputar sekolah kristen BPK PENABUR
Daftar Indeks Berita Terbaru dari BPK Penabur