THE NUMBERS

Berita Lainnya - 08 March 2021

Numbers .. Apakah yang terbersit dalam fikiran kita ketika mendengar kata tersebut ?

 

Secara definitif, angka ialah kombinasi simbol yang digunakan untuk melambangkan suatu nilai bilangan. Definisi operasional angka terdapat dalam kehidupan sehari-hari. Manusia menggunakan entitas angka-angka untuk berbagai macam keperluan. Hampir setiap hari manusia tidak akan lepas dari angka-angka. Sejak kecil, mulai dari nyanyian anak sampai kepada belajar berhitung, manusia sudah mulai mengenal angka-angka.

Selain konsep dasar bahwa kumpulan angka nyatanya tidak pernah lepas dari kehidupan manusia, ternyata kumpulan angka juga terdapat dalam analogi visual kehidupan.

Angka-angka ini pun dilengkapi dengan hubungan operasional seperti : Penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, akar, kuadrat dan sebagainya.

 

Seperti contoh angka di bawah ini.

 

Tentukanlah nilai X dari gambar berikut :

Jika dengan seksama kita amati dan hitung, maka pola mendapatkan hasil X tercermin dari dua buah segitiga yang terletak di samping kiri nya. Kedua segitiga tersebut memiliki pola yang sama, yakni :

Segitiga 1 : (2 x 5) + 8 = 18

Segitiga 2 : (8 x 5) +2 = 42

Segitiga 3 : (6 x 4) + 5 = X = 29

 

Dari tiga kombinasi angka dengan aturan perkalian kemudian penjumlahan kita dapat menemukan hasil cermin untuk nilai X.

Lalu, bagaimanakah jika kombinasi angka tersebut diperbanyak menjadi 4 kombinasi angka untuk menemukan X ?

Semakin banyak angka yang diketahui, maka kombinasi untuk menentukan nilai X pun akan semakin banyak. Terlebih, dalam Teka-Teki Angka (TTA) semacam ini, operasional angka pun semakin bervariasi.

Soal di atas menemukan solusi sebagai berikut

Persegi 1 : (4 x 5) – (6 x 2) =  9

Persegi 2 : (3 x 5) – (3 x4) = 3

Sehingga, persegi 3 memiliki penyelesaian : (7 x 8) - ( 5 x 6 )  = X = 26

 

Lalu, bagaimanakah jika angka yang digunakan akan bertambah kompleks ? Bagaimanakah cara menentukan nilai X dari persegi ke 3 di bawah ini ?

Melalui angka yang semakin banyak, secara teknik dalam bayangan maka pengerjaan yang dilakukan akan semakin kompleks. Terkadang akan berfikir bagaimana menggunakan kedelapan angka yang ada di kotak untuk menemukan nilai X, belum ditambah dengan operasional angka apa yang akan digunakan, perkalian ; pembagian ; pengurangan; penjumlahan; akar atau kuadratkah, atau yang lain ?

 

Semakin banyak angka, semakin banyak pilihan yang harus kita coba, dengan hasil beragam yang terkadang menjadi trivial. Mungkin dan mungkin, kata itu yang akan muncul ketika kita mencoba mencari angka yang sesuai untuk memenuhi X melalui cerminan dari persegi 1 dan persegi 2.

Semisal angka yang kita temukan di persegi 1 sesuai untuk nilai tengahnya, belum tentu itu sesuai dengan persegi ke 2.

 

Alangkah rumit semakin banyak varian angka muncul, seperti halnya dalam analogi kehidupan :

 

Tuhan Allah menciptakan manusia dengan ragam talenta, kepemilikan, kepiawaian dan lainnya. Namun terkadang, karena banyaknya anugerah tersebut, manusia berfikir semakin kompleks. Cabang pemikiran yang terlalu tinggi, membuat manusia terkadang tidak mengoptimalkan apa yang menjadi suatu prioritas.

Semua hal ingin diandalkan sebaik mungkin untuk menghasilkan yang terbaik. Namun, manusia seringkali terjebak dalam hal yang positif yang ada dalam dirinya.

Analogikan ke delapan angka di persegi atas adalah seluruh anugerah yang Tuhan berikan kepada manusia. Ketika manusia ingin menemukan suatu hal yang membuatnya dapat berkembang (nilai X), perspektif manusia ialah menggunakan seluruh kemampuannya secara langsung dan cepat dalam satu waktu tertentu sekaligus.

 

Bayangkan ketika kedelapan angka di atas kita pergunakan semua melalui operasi hitung yang beragam, berapa lama waktu yang kita butuhkan untuk menentukan nilai X ?

Berapa banyak cabang pilihan kombinasi yang akan kita gunakan untuk mendapatkannya ?

Nilai X dari kedelapan angka di atas dicerminkan melalui persegi 1 dan 2 adalah sebagai berikut :

Kita hanya menggunakan 4 angka untuk menentukan nilai tengah dari persegi-persegi di atas. Sehingga nilai X untuk persegi ketiga ialah : X = 24.

Apa yang dapat kita ambil menjadi refleksi bagi kita ?

Dalam kehidupan ini, seringkali kita ingin menuntaskan berbagai masalah yang kita hadapi dengan mengerahkan seluruh kemampuan kita, mengerahkan seluruh cara apapun untuk mendapat jawaban dari pertanyaan kita. Masalah yang mungkin terasa rumit bagi kita, sulit untuk dipecahkan, nyatanya tidak selamanya memerlukan cara kompleks untuk menyelesaikannya.

Semakin banyak bakat/talenta/kemampuan yang kita miliki utamanya diharapkan akan menghasilkan sesuatu yang amat baik, namun pikiran kompleks akan sesuatu yang kita miliki, bagaimana memaksimalkan kemampuan, bukan mengoptimalkan masing-masing talenta yang kita miliki.

Pilihan yang beragam dan jenis yang kompleks, membuat kita semakin rumit untuk menentukan mana yang menjadi prioritas untuk digunakan dalam menemukan apa yang menjadi solusi dari suatu masalah. Padahal, jawaban dari permasalahan yang kita hadapi, mungkin hanya menggunakan beberapa langkah penyelesaian yang sederhana

Apakah kita pernah mengalaminya dalam kehidupan ?

(DESY N)

Informasi Terkini seputar sekolah kristen BPK PENABUR

Daftar Indeks Berita Terbaru dari BPK Penabur

Berita Lainnya - 12 May 2020
ASB Home Learning Tahap 4
Berita Lainnya - 12 August 2020
Ibadah Siswa, Guru dan Karyawan SMAK PENABUR Summ...
asb, BPK PENABUR
Berita Lainnya - 18 August 2020
Merdeka! HUT RI ke-75 di ASB
Berita Lainnya - 21 August 2020
Tetap seru di tatanan kebiasaan baru; Classmeetin...
Berita Lainnya - 21 August 2020
Career Day 2020 ASB
Berita Lainnya - 31 May 2021
Sinopsis Buku Perpustakaan Bulan Mei - Saya Sujia...
Berita Lainnya - 31 May 2021
Selamat, Grace Poo! Prestasi Silver Medal Maranat...
Selamat, Grace Poo! Prestasi Silver Medal Maranat...
Berita Lainnya - 31 May 2021
Selamat ASB! Sekolah Terbaik Kota Bekasi
Selamat ASB! Sekolah Terbaik Kota Bekasi
Berita Lainnya - 19 June 2021
Selamat ASB Meraih Medali POSI (Pelatihan Olimpia...
Selamat ASB Meraih Medali POSI (Pelatihan Olimpia...
Berita Lainnya - 20 June 2021
SELAMAT 2 SISWA ASB LOLOS SELEKSI KOMPETISI SAINS...
SELAMAT 2 SISWA ASB LOLOS SELEKSI KOMPETISI SAINS...
Berita Lainnya - 12 August 2020
Menjadi Anak-Anak Terang
Berita Lainnya - 04 December 2020
Menjadi Pengikut Kristus Sejati: Menyambut Kelahi...
Berita Lainnya - 19 January 2021
Susunan Pengurus OSIS SMAK PENABUR Summarecon Bek...
Berita Lainnya - 17 March 2021
Amanat Upacara Bendera 16 Maret 2021
Berita Lainnya - 25 March 2021
Mengasihi Dunia - Kebaktian siswa ASB 23 Maret 20...
Mengasihi Dunia - Kebaktian siswa ASB 23 Maret 20...
Berita Lainnya - 20 December 2021
ROTH : Rise Of The Houses
Berita Lainnya - 25 February 2022
Melatih Memimpin Diri - LDK OSIS 2022
Melatih Memimpin Diri - LDK OSIS 2022
Berita Lainnya - 25 February 2022
Standarisasi MPK & OSIS SMA KRISTEN PENABUR Summa...
Standarisasi MPK & OSIS SMA KRISTEN PENABUR Summa...
Berita Lainnya - 26 April 2022
Aksi Sosial 2022 Dalam Menyambut Idul Fitri
Aksi Sosial 2022 Dalam Menyambut Idul Fitri
Berita Lainnya - 19 January 2022
Takut dan Cemas Bertemu Orang? Pahami Penyebab da...
Takut dan Cemas Bertemu Orang? Pahami Penyebab da...
Berita BPK Penabur Jakarta - 10 September 2021
Break The Limit - Virtual Education Fair ASB 2021
Berita BPK Penabur Jakarta - 17 March 2021
Upacara Bendera 16 Maret 2021 Memperingati Serang...
Berita BPK Penabur Jakarta - 20 September 2021
PENABUR APPRENTICE - Membangun Jiwa Wirausaha Sis...
PENABUR APPRENTICE - Membangun Jiwa Wirausaha Sis...
Berita BPK Penabur Jakarta - 13 November 2021
E-SUBS QUATERVOIS SMA KRISTEN PENABUR Summarecon ...
E-SUBS QUATERVOIS SMA KRISTEN PENABUR Summarecon ...
Berita BPK Penabur Jakarta - 05 January 2022
SELAMAT HARI NATAL BAGI KITA SEMUA - IBADAH DAN P...
SELAMAT HARI NATAL BAGI KITA SEMUA - IBADAH DAN P...

Choose Your School