APRIL - Mikhaela Nazaretha Kurniawan

Cerpen Siswa & Guru - 31 August 2021

 

Namaku Mikhaela, kebanyakan orang memanggilku Mik yang terkadang dibuat gurauan, seperti “tes, satu dua tiga”. Aku seorang remaja kelahiran 2007 terlahir dari keluarga sederhana yang berperan sebagai sulung, yang mulai nyaman dengan kehidupan online. Melakukan beberapa kegiatan seperti sekolah dan berbincang melalui media handphone.

 

Pagi itu di dalam kelas tujuh, Aku dan beberapa teman bergurau perihal libur sekolah akibat wabah yang sedang melanda Indonesia, yaitu Covid-19. Ada temanku yang mengatakan “Sekolah kita mah enggak takut sama Covid”,

 

Aku tertawa dengan gurauannya. Memang benar, hanya sekolah kami yang tidak libur saat itu, disaat sekolah lain melaksanakan ujian hari pertama dalam jaringan, sekolah kami tetap melaksanakannya di luar jaringan, dengan menggunakan kertas yang ditataki papan ujian.

"Sekolah libur dua minggu", Kepala Sekolah mengumumkannya usai ujian hari pertama. Banyak anak senang dengan pengumuman yang diberikan, demikian juga denganku. Senang karena esok hari tidak harus masuk kantor guru karena lupa membawa papan ujian.

 

Aku sering kali lupa membawa papan ujian, ingin menaruhnya di laci meja tetapi menyadari bahwa tas yang aku gunakan tidak dapat tegak, alhasil papan ujian aku gunakan untuk sanggahan tasku dari dalam, lalu aku keluarkan saat di rumah dan lupa membawanya ketika pagi.

 

Ujian online ternyata tidak sebaik ujian tulis, biasanya setelah ujian berakhir aku selalu mencocokkan jawaban dengan teman sebelah kiriku, tidak dengan yang sebelah kanan, karena kananku adalah dinding. Sekarang cocok-mencocokkan jawaban tidak ada lagi dalam kegiatanku setelah ujian, yang ada hanya bertukar nilai ketika pembagian rapor.

 

Ketika selesai ujian hari terakhir, dalam grup kelas diberitahukan bahwa ujian hari pertama diulang secara online. Aku kesal dengan pengumuman itu, yang seharusnya aku sudah bebas dari ujian, aku harus mengulang kembali ujian hari pertama, yaitu Bahasa Indonesia dan Agama.

 

Selama pembelajaran jarak jauh ini, hubungan aku dengan sebagian teman-temanku perlahan hilang, aku tidak menghubunginya begitu juga sebaliknya dikarenakan masing-masing memiliki kesibukan sendiri. Hanya ada beberapa anak saja yang masih berhubungan baik denganku, namun jarang berbincang karena aku kurang mempercayai mereka jika aku bercerita tentang masalahku.

 

Aku tidak memiliki teman untuk bercerita, sampai akhirnya aku menemukan orang yang tepat melalui aplikasi membaca online, yaitu Wattpad. Aku mengenal aplikasi Wattpad karena dulu aku diminta oleh temanku untuk membantu memberi suara pada ceritanya, setelah memberi suara, aku tidak pernah membuka aplikasi Wattpad sampai akhir bulan Maret lalu.

 

Satu minggu setelah aku kembali menggunakan Wattpad, aku menemukan akun dengan username @ndadaludayby yang sekarang menjadi @ndabyludayby dan bisa berubah kapan saja. Aku meminta followback darinya tanpa meminta untuk berteman. Biar aku jelaskan sedikit mengenai pertemanan yang ada di Wattpad.

 

Dalam Wattpad yang biasa aku sebut dengan ‘Dunia Orange’ kita bisa saling berteman dan berbincang melalui dinding percakapan yang ada di Wattpad. Namun terkadang terkena limit jika terlalu sering mengirim pesan kepada pengguna lainnya yang di simbolkan dengan angka 1131.

 

Setelah tujuh hari hanya saling follow dengan @ndabyludayby, akhirnya aku putuskan untuk membaca ‘About Me’ yang ia buat. ‘About Me’ adalah tantangan untuk menjelaskan beberapa hal tentang diri kita jika terkena tag dari teman.

 

Di pertengahan membaca, aku berkomentar tentang cita-cita ia yang ingin menjadi Bolang (Bocah Petualang) seperti di saluran TV, Trans7. Komentarku waktu itu, “Ajak aku dong”, terkesan sok dekat karena sebelumnya tidak pernah berkenalan dengan dia.

 

Akibat aku berkomentar seperti itu, dia mengetuk dinding percakapan di akunku dan dari situlah pertemanan kami dimulai. Namanya Handa, pemilik username @ndabyludayby di Wattpad, orang-orang memanggilnya Nda.

 

Ketika berkenalan dia tidak menyebut tahun kelahirannya, kata dia, “Panggil saja Nda, supaya lebih akrab”, tapi aku percaya kalau Handa lebih tua dariku. Hubungan kami sejak bulan April, sangat baik hingga sekarang, kami saling berbagi cerita mengenai kehidupan yang kami jalani, namun tidak sepenuhnya dikarenakan privasi.

 

Bulan Mei aku memiliki akun kedua di Wattpad yang aku khusus ’kan untuk membaca, namun terlintas di benak untuk mengerjai Handa. Aku bersikap seperti orang pada umumnya, meminta followback dan berteman, namun aku tidak menyebutkan siapa namaku. Dia menganggapku sebagai pengagum rahasia atau yang lebih dikenal dengan sebutan Secret Admirer.

 

Aku pernah mengerjainya dengan menyuruh mengirimkan 3000 emoji hati karena dia mengatakan “I love u 3000”, dan benar saja dia mengirim 3000 emoji hati, jika aku menyuruhnya menggunakan akun pertamaku, dia tidak akan melakukannya!

 

Tetapi, tidak butuh waktu lama untuk dia mengetahui bahwa pemilik akun yang menjahilinya adalah aku. Awalnya aku heran, kenapa dia bisa tahu kalau akun itu punyaku? Setelah aku membaca ulang pesan yang kukirim, ternyata aku tidak sengaja mengetikan namaku ketika asyik berbincang dengannya.

 

Aku dan Handa tertawa karena ke-tidaksengajaan yang aku perbuat.  Sangat disayangkan, aku tidak bisa mengerjainya lagi, akun kedua itu aku jadikan sebagai tempat berbincang kedua setelah akun pertamaku.

 

Kami sering beradu cakap dalam dinding Wattpad hingga ketika pertengahan bulan Juli, dia menghilang tanpa jejak yang membuatku terus-menerus mengirim pesan kepadanya. Aku yakin dia membacanya, hanya saja tidak dibalas.

 

Pada awal Agustus dia kembali dan tanggal 8 Agustus, disaat banyak orang yang mengucapkan selamat ulang tahun untuk Xiao Dejun (salah satu anggota boyband negara ginseng, yaitu NCT) lain halnya dengan Handa, dia mengucapkan selamat ulang tahun untuk ASEAN, yang membuatku tertawa karena hanya dia yang berbeda dari teman-teman Wattpad-ku yang lainnya.

 

Di bulan Agustus juga, aku untuk pertama kalinya memimpikan Handa, mimpi yang indah karena didalamnya terdapat satu anggota boyband ASTRO yang bernama Rocky. Dalam mimpi aku mendapat perhatian dari Rocky yang seingatku ada dalam aplikasi Instagram,

 

Aku mencarinya lalu mengirimnya kepada Handa dan memberitahunya bahwa di dalam mimpi, aku mendapat perhatian seperti itu dari Rocky dan karena dia aku bisa mendapatkan perhatian dari seorang idola.

 

Karena itu akhirnya kami berbincang di Instagram selama satu jam, lalu berkelanjutan hingga setiap hari selalu berbincang melalui Instagram. Total hingga sekarang, aku pernah memimpikan dia sebanyak empat kali.

 

15 September 2020, Handa bertanya “Mik punya game MLBB?” aku yang tidak punya Mobile Legends Bang Bang, langsung mengunduh untuk bermain bersama. Permainan online yang katanya hanya untuk menghilangkan rasa bosan sementara menjadi game sehari-hari dari Nda. Akhirnya sampai sekarang kami masih bermain bersama dalam permainan MLBB.

 

***

 

Hanya satu hal yang aku kesal dengannya karena jika aku berbuat hal yang menurutku biasa saja tetapi menurut dia itu mengesalkan maka hukumannya adalah terkena blokir dan sangat sulit untuk meminta dia membuka blokir.

 

Sekarang saja hanya tersisa game Mobile Legends untuk aku berbincang dengannya, Wattpad dan Instagramku terkena blokir dengan alasan yang tidak jelas, hanya karena aku memanggilnya dengan sebutan ‘kakak Nda’. Namun semakin lama aku memakluminya. Aku hanya takut hubunganku dengan Handa menjadi canggung dan terputus hanya karena dia lupa untuk membuka blokir.

 

Suatu saat hubungan online bisa terputus akibat kesibukan masing-masing di dunia nyata. Jika terjadi pada aku dengan Handa, aku sangat berterima kasih kepada Handa, orang yang menemani hari-hariku selama pandemi, menyemangatiku, memberi banyak waktunya untuk mengobrol denganku. Sebisa mungkin aku terus mengalah dengannya, aku tidak ingin pertemanan kami hancur karena masalah sepele.

 

Pertemananku yang terjadi di bulan April mengajarkanku bahwa, kita selalu berpikir jika kita tidak dipedulikan lagi, padahal masih ada orang-orang yang peduli dengan kita, kita harus menyadarkan diri saja. Kenapa aku mengetik begitu?

 

Karena aku pernah mengalami Mental Breakdown, aku kesal karena tidak ada teman yang menghubungiku ditambah perkerjaan rumah yang membuatku stres. Namun ketika aku berteman dengan Handa, penyakitku perlahan menghilang.

 

Semua itu karena aku sering menangis ketika malam, menangis karena mengingat Handa begitu baik, begitu peduli, dan perhatian denganku. Walaupun aku tidak pernah mengetahui bagaimana kelahiran, tempat tinggal, suara dan wajah dari Handa.

 

Sekian dariku, pemilik username @liuxlao dalam Wattpad.

 

APRIL

Mikhaela Nazaretha Kurniawan//Cerpen Siswa

Tags:

Informasi Terkini seputar sekolah kristen BPK PENABUR

Daftar Indeks Berita Terbaru dari BPK Penabur

Kegiatan Siswa - 25 October 2019
Belajar Kontekstual : Berkunjung ke Hortimart Baw...
Kegiatan Siswa - 15 January 2019
Pumping Student SMP BPK PENABUR Jatibarang 2019
Kegiatan Siswa - 30 January 2019
Kegiatan LDKO 2019
Kegiatan Siswa - 16 August 2019
Workshop Bedah Buku Dilan 1990
Kegiatan Siswa - 26 October 2019
Bina Iman 2019
Bina Iman 2019
Kegiatan Siswa - 11 July 2019
MPLS 2019
Kegiatan Siswa - 08 November 2019
Pumping Student 2019 : Duc In Altum
Pumping Student 2019 : Duc In Altum
Kegiatan Siswa - 09 January 2020
Kegiatan LDKS 2020
LDKS PENABUR 2020 - Pemimpin Yang Berdampak
Kegiatan Siswa - 05 May 2020
Home Learning
Home Learning
Kegiatan Siswa - 04 February 2020
Pumping Student P4 2020
Kegiatan Siswa - 01 October 2020
Talk Show dan Parenting - Peran Orang Tua di Masa...
Kegiatan Siswa - 14 August 2020
PEMILOS ONLINE 2020
PEMILOS ONLINE 2020
Kegiatan Siswa - 21 September 2020
PTS GANJIL 2020
PTS GANJIL 2020
Kegiatan Siswa - 01 October 2020
Upacara Virtual : Peringatan Hari Kesaktian Panca...
Upacara Virtual : Peringatan Hari Kesaktian Panca...
Kegiatan Siswa - 17 August 2020
Upacara Virtual : Peringatan HUT Kemerdekaan RI K...
Upacara Virtual : Peringatan HUT Kemerdekaan RI K...
Kegiatan Siswa - 18 August 2021
Perayaan HUT ke-76 RI & Pemilos Online 2021
Kegiatan Siswa - 15 November 2019
Workshop Menulis Cerpen
Kegiatan Siswa - 16 October 2020
Pumping Student 2020 - Mendalami Kendala Siswa Ka...
Pumping Student 2020 - Mendalami Kendala Siswa Ka...
Kegiatan Siswa - 05 June 2020
Graduation Virtual SMPK BPK PENABUR Jatibarang 20...
Graduation Virtual SMPK BPK PENABUR Jatibarang 20...
Kegiatan Siswa - 06 January 2021
Ibadah Pertama di Semester 2 Tahun 2020/2021
Cerpen Siswa & Guru - 31 August 2021
APRIL - Mikhaela Nazaretha Kurniawan
Cerpen Siswa & Guru - 16 September 2021
Di Rumah Saja - Valentina Caroline
Di Rumah Saja - Valentina Caroline
Cerpen Siswa & Guru - 09 September 2021
Pertolongan-Nya Tak Pernah Terlambat - Dwi Puji L...
Pertolongan-Nya Tak Pernah Terlambat - Dwi Puji L...
Seputar Sekolah - 19 February 2021
Simulasi Blended Learning

Choose Your School