HEBOH! Harga Sebuah Kemudahan AI: Benarkah Bunuh Kreativitas & Ancam Jati Diri di SMPK 6 PENABUR? CEK FAKTANYA!
WEB CONTENT - CSI - 18 January 2025
AI (Artificial Intelligence) dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai kecerdasan buatan, adalah cabang ilmu komputer yang bertujuan untuk mengembangkan sistem dan mesin yang mampu melakukan tugas yang biasanya memerlukan kecerdasan manusia (Emi dan Afrizal, 2023 : 1). Namun, tak jarang ada kekhawatiran tersendiri tentang penggunaan AI yang berlebihan sehingga tidak dapat dipertanggungjawabankan. Walaupun demikian AI menjadi inovasi teknologi yang sangat revolusioner terutama dalam bidang pendidikan. Kehadiran AI tidak hanya mempermudah tugas para guru dan peserta didik, tetapi mampu menciptakan proses belajar mengajar yang efektif dan efisien karena mudah diakses kapan pun dan dimana pun. Dengan kemampuan AI, kita mampu menganalisis data dengan cepat dan tepat. Selain itu, AI memiliki beberapa manfaat khususnya untuk peserta didik SMPK 6 PENABUR JAKARTA.
Selain itu, salah satu guru fisika SMPK 6 PENABUR JAKARTA, Sir Bobby berpendapat bahwa AI memiliki banyak manfaat karena dapat mengajarkan pelajaran dengan lebih cepat, menganalis data dan mempersonalisasikan metode mengajar sesuai dengan gaya belajar peserta didik di kelas. AI sangat praktis, mudah dan menginspirasi. Jawaban dari AI juga dapat dipercaya karena sudah sangat terukur. Namun, ada dampak negatifnya yaitu peserta didik menjadi malas.
Melihat dari perspektif yang berbeda, beliau sebagai guru fisika, lebih baik memberikan soal jenis studi kasus daripada soal yang diketahui - tidak diketahui. Tujuannya adalah peserta didik dapat mencoba menjawab dengan lebih bervariasi dan AI tidak menjadi jalan pintas untuk menjawab soal. Tidak hanya di SMPK 6 PENABUR JAKARTA, institusi pendidikan lain seperti Harvard University, juga menggunakan AI. Menurut ResearchGate, 90% lulusan Harvard University menggunakan AI generative. Hal ini membuktikan AI telah berkembang menjadi sistem dan mesin pencarian yang berpengaruh secara global dalam dunia pendidikan.
No |
Nilai- Nilai PKBN2K |
|
Implementasi |
1. |
Keberanian |
: |
Berani mencoba hal baru dengan AI, tetapi juga berani untuk berpikir kritis dan tidak sepenuhnya bergantung padanya. Berani berkreasi secara orisinal, tidak hanya mengandalkan hasil AI. |
|
|
|
|
2. |
Rendah Hati |
: |
Mengakui keterbatasan diri dan terus belajar, tidak sombong karena kemudahan yang diberikan AI. Rendah hati untuk menerima masukan dan feedback. |
|
|
|
|
3. |
Kebaikan |
: |
Menggunakan AI untuk hal yang bermanfaat dan tidak merugikan orang lain. Berbagi pengetahuan tentang penggunaan AI yang baik. |
|
|
|
|
4. |
Kesetiaan |
: |
Setia pada nilai-nilai kejujuran dan etika dalam penggunaan AI. Tidak menyalahgunakan AI untuk mencontek atau plagiarisme. |
|
|
|
|
5. |
Kejujuran |
: |
Jujur dalam menggunakan AI, mengakui jika menggunakan bantuan AI dalam mengerjakan tugas. Tidak memanipulasi hasil AI seolah-olah karya sendiri. |
|
|
|
|
6. |
Ketaatan |
: |
Taat pada aturan sekolah terkait penggunaan AI. Menggunakan AI dengan bertanggung jawab dan sesuai dengan etika. |
|
|
|
|
7. |
Ketekunan |
: |
Tekun belajar dan mengembangkan diri, tidak hanya mengandalkan AI untuk mendapatkan jawaban instan. Tetap berusaha memahami proses dan konsep. |
8. |
Kepedulian |
: |
Peduli terhadap dampak penggunaan AI bagi diri sendiri dan orang lain. Peduli terhadap perkembangan etika dan moral di era digital. |
|
|
|
|
9. |
Pengorbanan |
: |
Bersedia berkorban waktu dan tenaga untuk belajar dengan sungguh-sungguh, tidak hanya mengandalkan kemudahan AI. |
|
|
|
|
10. |
Penguasaan Diri |
: |
Mampu mengendalikan diri dalam penggunaan AI, tidak sampai kecanduan atau terlalu bergantung. Mampu membedakan kapan harus menggunakan AI dan kapan harus berusaha sendiri. |
|
|
|
|
11. |
Sabar |
: |
Sabar dalam proses pembelajaran dan pengembangan diri, tidak terburu-buru karena adanya AI. Sabar menghadapi tantangan dan kesulitan dalam penggunaan AI. |
|
|
|
|
12. |
Murah Hati |
: |
Murah hati berbagi pengetahuan dan keterampilan tentang penggunaan AI yang baik kepada teman dan orang lain. |
Secara keseluruhan, kalian pasti sudah memahami penggunaan AI yang berdampak negatif dan positif. AI dapat menjadi alat bantu untuk mempelajari materi, menyelesaikan tugas, atau mencari inspirasi. Namun, kita harus bijak dalam penggunaan AI agar tidak ketergantungan dan melakukan hal yang tidak bertanggungjawab. Misalnya menyalin jawaban tanpa memahaminya. Hal ini dapat membuat kita kehilangan kemampuan untuk memecahkan masalah secara mandiri. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami penggunaan AI dalam proses pembelajaran dan tidak menjadikannya solusi instan atas semua permasalahan peserta didik SMPK 6 PENABUR JAKARTA.
Referensi :
- Google form untuk survei peserta didik SMPK 6 PENABUR JAKARTA
- Eriana, Emi Sita dan Afrizal Zein. (2023). Artificial Intelligence (AI). Jawa Tengah: CV. Eureka Media Aksara.
- net/publication/381125745_Harvard_Undergraduate_Survey_on_Generative_AI diakes Sabtu, 11 Januari 2025.
Pukul 11.00 WIB
Informasi Terkini seputar sekolah kristen BPK PENABUR
Daftar Indeks Berita Terbaru dari BPK Penabur