KENALI DAN KENDALIKAN - DAILY DEVOTION
Artikel - 06 February 2025
Kita mungkin pernah mendengar frasa ‘hilang kendali’. Hilang kendali berarti kehilangan kemampuan mengendalikan diri atau situasi. Seorang pengendara motor hilang kendali hingga jatuh ke selokan. Seorang pimpinan hilang kendali saat memarahi pegawainya sampai mengucapkan kata-kata yang tidak pantas. Petugas keamanan kehilangan kendali saat mengamankan pembagian bantuan, sehingga ada warga yang pingsan karena berdesak-desakan. Kehilangan kendali memang dapat berakibat fatal. Dampak negatif yang muncul biasanya tidak hanya satu. Kita tidak dapat memprediksi hal-hal buruk yang akan terjadi akibat ketidakmampuan kita mengendalikan diri atau situasi. Karena itulah, penting sekali mengendalikan diri.
Sebelum mengendalikan diri, penting juga bagi kita untuk mengenali titik-titik rawan dalam diri kita yang seringkali tidak mampu dikendalikan. Ketika kita mengenalinya, kita akan lebih mudah untuk mengendalikan. Dalam mengenali titik-titik yang tidak mampu kita kendalikan, dibutuhkan kejujuran dan kebesaran hati untuk mengakuinya. Lebih baik kita mengenali dan mengakuinya, sehingga kita bisa mengendalikan dan mencegah agar tidak terjadi hal-hal buruk yang lebih besar. Amsal 25:28 mengungkapkan bahwa orang yang tidak dapat mengendalikan diri bagaikan kota yang roboh temboknya. Suatu kota yang temboknya sudah roboh akan lebih mudah dihancurkan oleh musuh. Tidak ada lagi pertahanan dan perlindungan. Kota itu akan hancur dalam sekejap mata. Demikian juga kita ketika tidak dapat mengendalikan diri. Semua yang kita miliki bisa hilang begitu saja.
Hari ini kita mungkin akan bertemu dengan orang atau mengalami situasi yang tidak menyenangkan. Di saat-saat seperti itulah kita ditantang untuk mampu mengendalikan diri. Mari kenali juga titik-titik rawan dalam diri kita yang seringkali tidak sanggup dikendalikan. Dengan mengenali, kita akan lebih mudah mengendalikannya. Seolah-olah ada alarm yang mengingatkan kita untuk mengendalikan diri. Pentingnya pengendalian diri pertama-tama bertujuan untuk menjaga kesehatan diri kita sendiri, baik fisik, mental, maupun spiritual. Ketika kita mampu menjaga semua itu, kita pun dapat menjaga diri agar tidak menyakiti atau melukai orang lain. Mintalah pertolongan dari Roh Kudus agar kita senantiasa dimampukan untuk mengendalikan diri.
Tim Bina Iman Jenjang
Informasi Terkini seputar sekolah kristen BPK PENABUR
Daftar Indeks Berita Terbaru dari BPK Penabur