HIDUP YANG LEBIH BERARTI - DAILY DEVOTION
Artikel - 07 February 2025
Seorang chef sekaligus pengusaha restoran ternama diam termenung ketika ia mendengar pendeta berkhotbah, “Apa arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap.” Sepanjang khotbah itu, pikirannya melayang entah ke mana. Pikirnya, jika hidup manusia bagaikan uap yang dapat hilang dalam sekejap mata, berarti segala yang dimilikinya saat ini juga akan lenyap. Usaha restoran yang sudah dibangunnya sedemikian lama akan berakhir. Kemudian, ia berkata dalam hati, “Tuhan, apakah hidupku masih berarti, jika semua yang kumiliki saat ini hilang?” Selesai khotbah, ada persembahan pujian dari anak-anak panti asuhan. Banyak orang terharu mendengar suara anak-anak itu termasuk sang pengusaha restoran. Saat mendengar anak-anak itu bernyanyi, ada suara yang berbisik dalam hatinya, “Anak-anak itu akan membuat hidupmu lebih berarti.” Pengusaha restoran itu tersentak dari perenungannya. Sejak saat itu, ia berkomitmen untuk menyediakan makanan yang enak dan bergizi untuk anak-anak panti asuhan itu setiap harinya. Ia telah menemukan arti hidup yang sesungguhnya.
Yakobus mengingatkan bahwa hidup manusia sangatlah singkat. Hari ini untung, besok belum tentu. Sekarang kita berhasil, kesempatan berikutnya kita mungkin gagal. Detik ini kita sehat, beberapa detik ke depan bisa saja kita lemah tak berdaya. Manusia bisa merencanakan banyak hal, kata Yakobus, tetapi tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Maka, sangatlah tidak tepat jika manusia bersikap congkak dan memegahkan diri atas apa yang dimilikinya saat ini karena semuanya akan hilang lenyap. Itulah hidup manusia. Namun, hidup ini akan lebih berarti ketika kita melibatkan Allah dalam segala yang kita lakukan dan rencanakan. Itulah yang diungkapkan oleh Yakobus, “Sebenarnya kamu harus berkata, “Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu.” (Yak. 4:15). Kendati hidup kita kelak akan berakhir dan segala yang kita miliki akan hilang lenyap, hidup yang kita jalani ini adalah hidup yang berarti karena kita menjalaninya bersama dengan Allah.
Apa yang ingin kita lakukan hari ini? Atau, adakah yang kita rencanakan di akhir pekan ini? Apa pun itu, mari kita selalu melibatkan Allah dalam segala perencanaan. Sampaikan semuanya kepada Allah dalam doa. Kita memang tidak tahu apa yang akan kita hadapi atau alami hari ini dan besok. Namun, dalam segala hal yang akan kita alami, sekalipun pahit dan menyakitkan, percayalah: Allah ada bersama dengan kita. Di dalam ketidakpastian hidup ini, ada Allah yang selalu menyertai dan menolong kita. Sekalipun hidup ini singkat, tetapi akan lebih berarti ketika kita melibatkan Allah dalam segala yang kita rencanakan dan lakukan.
Tim Bina Iman Jenjang
Informasi Terkini seputar sekolah kristen BPK PENABUR
Daftar Indeks Berita Terbaru dari BPK Penabur