Menanggapi Panggilan Tuhan dengan Penuh Syukur dan Ketaatan
Berita Lainnya - 08 March 2025
Setiap orang yang percaya kepada Tuhan memiliki panggilan yang unik dalam hidup mereka. Panggilan ini bisa berupa panggilan untuk melayani, berbagi kasih, atau menjalani hidup sesuai dengan kehendak Tuhan. Menanggapi panggilan Tuhan bukanlah sesuatu yang bisa dianggap enteng, karena itu melibatkan kesediaan untuk mengikuti jalan yang telah Tuhan siapkan, meskipun terkadang penuh tantangan. Menanggapi panggilan Tuhan dengan penuh syukur dan ketaatan adalah sikap yang sangat penting dalam menjalani kehidupan Kristen.
Panggilan Tuhan: Suatu Tugas dan Berkat
Panggilan Tuhan dalam hidup kita adalah panggilan yang bersifat pribadi, tetapi juga untuk kepentingan orang lain dan kemuliaan Tuhan. Setiap orang dipanggil untuk melakukan tugas yang berbeda—baik itu dalam keluarga, pekerjaan, pelayanan, atau komunitas. Panggilan ini datang dari Tuhan, dan merupakan bagian dari rencana-Nya yang sempurna untuk kehidupan kita.
Dalam 2 Timotius 1:9, kita membaca, “Ia yang menyelamatkan kita dan memanggil kita dengan panggilan yang kudus, bukan karena perbuatan kita, tetapi karena anugerah-Nya sendiri. Panggilan itu diberikan kepada kita sejak semula, sebelum waktu zaman.” Ayat ini mengingatkan kita bahwa panggilan Tuhan sudah ada sejak awal kehidupan kita, dan itu adalah anugerah yang diberikan-Nya untuk kita jalani. Panggilan Tuhan bukanlah hasil usaha atau kemampuan kita, tetapi sepenuhnya karena kasih dan anugerah Tuhan yang menginginkan yang terbaik bagi kita.
Menanggapi Panggilan Tuhan dengan Syukur
Syukur adalah respons pertama yang seharusnya kita tunjukkan saat menerima panggilan Tuhan dalam hidup kita. Ketika kita menyadari bahwa Tuhan memilih kita untuk menjalani suatu panggilan tertentu, hal itu adalah anugerah yang tidak layak kita terima, namun tetap diberikan oleh Tuhan dengan penuh kasih. Syukur menjadi ekspresi dari rasa hormat kita terhadap Tuhan yang telah memberi kita kesempatan untuk menjadi bagian dari rencana-Nya.
Mengapa kita perlu bersyukur? Sebab, dengan menerima panggilan Tuhan, kita mendapatkan kesempatan untuk hidup sesuai dengan tujuan yang telah Tuhan tetapkan. Panggilan Tuhan memberi kita arah dan makna hidup yang lebih dalam. Dalam Efesus 2:10, dikatakan, “Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik yang dipersiapkan Allah sebelumnya, supaya kita hidup di dalamnya.” Dengan syukur, kita menyadari bahwa setiap langkah dalam hidup kita adalah bagian dari pekerjaan baik yang telah Tuhan persiapkan.
Selain itu, syukur juga membantu kita untuk memiliki perspektif yang benar. Ketika kita bersyukur, kita mengingatkan diri kita bahwa apa yang kita lakukan tidaklah berdasarkan kemampuan kita sendiri, tetapi karena Tuhan yang memberi kita kekuatan. Syukur membuat kita lebih rendah hati dan menyadari bahwa hidup kita adalah milik Tuhan.
Menanggapi Panggilan Tuhan dengan Ketaatan
Syukur saja tidak cukup; ketaatan adalah langkah kedua yang harus kita ambil dalam menanggapi panggilan Tuhan. Ketaatan kepada Tuhan adalah bukti bahwa kita benar-benar menghargai panggilan-Nya. Sebagai umat Kristen, kita diajarkan untuk tidak hanya mendengar panggilan Tuhan, tetapi juga untuk melaksanakannya dengan sepenuh hati.
Yesus adalah contoh sempurna dari ketaatan kepada panggilan Tuhan. Dalam Yohanes 6:38, Yesus berkata, “Karena Aku telah turun dari sorga, bukan untuk melakukan kehendakku, tetapi kehendak Dia yang mengutus Aku.” Ketaatan Yesus kepada kehendak Bapa-Nya bahkan sampai pada pengorbanan terbesar-Nya di kayu salib. Sebagai pengikut Kristus, kita dipanggil untuk mengikuti teladan-Nya dalam taat kepada panggilan Tuhan.
Ketaatan bukanlah hal yang mudah. Terkadang, kita mungkin harus melepaskan keinginan pribadi, kenyamanan, atau bahkan menghadapi tantangan yang berat dalam menanggapi panggilan Tuhan. Namun, melalui ketaatan, kita belajar untuk mempercayai bahwa rencana Tuhan selalu lebih baik daripada rencana kita sendiri. Dalam Roma 12:1-2, Paulus mengajak kita untuk mempersembahkan tubuh kita sebagai persembahan yang hidup dan kudus kepada Tuhan sebagai bentuk ibadah yang sejati. Ketaatan kita adalah bentuk pengorbanan yang menyenangkan hati Tuhan.
Informasi Terkini seputar sekolah kristen BPK PENABUR
Daftar Indeks Berita Terbaru dari BPK Penabur