Gambar 1: Fio Gavariel Simanjuntak mengasihi opung (nenek) walaupun dalam sehari-harinya sering tidak sependapat (tidak akur).
Gambar 2: Fio Gavariel Simanjuntak dan Keneth (teman sekelasnya) ingin bermain bersama setelah pulang sekolah, tetapi hanya Fio yang membawa mainan mobil-mobilan. Fio meminjamkan mainannya kepada Keneth agar mereka bisa bermain bersama.
Gambar 3: Fio Gavariel Simanjuntak memberikan minuman kepada Pak Tatang (yang berbeda keyakinan) pada saat datang kerumah untuk mengurut Ayahnya Fio.
Kesimpulan:
Mengasihi itu tidak mengenal usia, keyakinan/agama dan jenis kelamin. Mengasihi itu tidak terbatas.