Yayasan

Kunjungan Pengurus Harian Ke Cimahi

NEWS - 26 January 2022

Kunjungan Pengurus Harian Ke Cimahi

Read More
Yayasan

BPK PENABUR Kunjungi Kepala Badan Standar, Kurikulum & Asesmen Pendidikan

NEWS - 06 January 2022

BPK PENABUR Kunjungi Kepala Badan Standar, Kuriku...

Read More
Yayasan

BPK PENABUR Kunjungi Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah dan Tenaga Kependidikan

NEWS - 05 January 2022

BPK PENABUR Kunjungi Direktur Kepala Sekolah, Pen...

Read More

Yuk, Disiplinkan Anak Melalui Metode Time-Out

BLOG - 03 January 2022

Yuk, Disiplinkan Anak Melalui Metode Time-Out

Di artikel kali ini kita akan membahas bagaimana cara menerapkan kedisiplinan untuk anak di usia sekolah. Karena kedisiplinan wajib ditanamkan sejak dini maka ada banyak hal yang harus diperhatikan para orang tua. Seperti yang kita ketahui, terkadang anak tidak mendengarkan perintah atau nasehat orang tua.

 

Pada situasi tersebut orang tua pun bingung bagaimana menghadapi tingkah laku anak. Nah, salah satu metode yang bisa anda coba adalah dengan menerapkan time-out pada anak.

 

Apa itu metode time-out?

Time-out merupakan metode mendisiplinkan anak dengan menempatkan anak di tempat yang membosankan, di mana ia tidak mendapatkan perhatian dari siapapun, selama beberapa menit. Metode ini ini dapat dilakukan ketika anak melakukan kesalahan atau tindakan yang tidak sesuai dengan perintah orang tua. Menurut berbagai penelitian, time-out dinilai efektif memberikan konsekuensi kepada anak saat tidak menuntut pada orang tua, ketimbang memarahi anak tersebut.

 

Meski demikian, namun time-out harus dilakukan dengan tepat agar bisa berdampak dalam mendisiplinkan anak. Yuk, simak beberapa aturan yang harus anda pahami dalam menerapkan time-out pada anak.

 

1.Tentukan tindakan anak yang membutuhkan time-out

Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah menjelaskan secara spesifik tindakan seperti apa yang akan berakibat pada penerapan time-out. Misalnya, "Kalau kamu memukul adikmu, kamu akan diberi time-out," akan lebih mudah dimengerti anak dibandingkan, "Kalau kamu nakal kamu akan diberikan time-out".

 

Selain itu orang tua pun harus konsisten ketika menerapkan time-out pada tindakan anak yang sudah dijelaskan. Jadi, metode ini bukan digunakan karena orang tua frustasi terhadap tingkah laku anak. time-out yang diterapkan secara berlebihan juga tidak akan berdampak efektif.

 

2.Tentukan tempat dan lama waktu time-out akan berlangsung

Jangan lupa siapkan tempat untuk time-out yang membosankan, namun orang tua masih bisa mengawasi anak. Jangan biarkan time-out pada anak di kamarnya karena ia bisa menemukan distraksi untuk bermain dan bersenang - senang.

 

Untuk lama waktunya, orang tua bisa menggunakan aturan satu menit per usia anak. Jika anak berusia empat tahun, maka time-out akan berlangsung selama empat menit. Aturan ini tidaklah baku. orang tua bisa menentukan sendiri time-out yang diperlukan, tetapi tetap mengawasi tingkah laku anak yah.

 

3.time-out harus langsung diberikan saat anak melakukan kesalahan

Umumnya anak memiliki ingatan yang cenderung pendek. Oleh karena itu, orang tua harus langsung menerapkan time-out saat anak tidak menuntut atau melakukan kesalahan. Jangan sampai orang tua menunggu untuk menyelesaikan satu tugas dan menunda memberikan time-out, sebab anak bisa lupa akan kesalahannya dan bingung mengapa ia dihukum.

 

4.Saat memberikan time-out, orang tua harus bisa menjaga emosinya

Orang tua harus berusaha untuk tidak memarahi, mengkritik, atau memukul anak saat time-out berlangsung. Sebelum menerapkan time-out, orang tua cukup menyebutkan kesalahan anak hingga ia harus menerima hukuman itu.

 

5.Setelah time-out selesai, orang tua harus memberikan penjelasan kepada anak

Selanjutnya orang tua harus bertanya dan menjelaskan kepada anak, apakah mereka mengerti mengapa mereka diberikan time-out. Anak pun harus diberikan kesempatan untuk menyampaikan perasaan. Selain itu, orang tua juga perlu memuji sang anak yang berhasil melalui time-out tersebut.

 

Baca Juga: Ini Fakta Tentang Tes IQ yang Harus Diketahui

 

Nah, itulah beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum anda menerapkan time-out yang efektif untuk anak. Semoga dengan memahami aturan-aturan di atas anak akan memiliki kedisiplinan yang baik.

Tags:

Informasi Terkini seputar sekolah kristen BPK PENABUR

Daftar Indeks Berita Terbaru dari BPK Penabur

Yayasan

NEWS - 26 January 2022
Kunjungan Pengurus Harian Ke Cimahi

Yayasan

NEWS - 06 January 2022
BPK PENABUR Kunjungi Kepala Badan Standar, Kuriku...
BPK PENABUR Kunjungi Kepala Badan Standar, Kuriku...

Yayasan

NEWS - 05 January 2022
BPK PENABUR Kunjungi Direktur Kepala Sekolah, Pen...
BPK PENABUR Kunjungi Direktur Kepala Sekolah, Pen...

Yayasan

NEWS - 23 November 2021
Pertemuan Yayasan BPK PENABUR dengan Dirjen Gur...
Ketua Umum Yayasan BPK PENABUR, Adri Lazuardi S.H...

Yayasan

NEWS - 09 November 2021
PELANTIKAN PENGURUS BERSAMA TIRTAMARTA & BPK PENA...
Jakarta, 09 November 2021

Yayasan

NEWS - 27 January 2022
VAKSINASI Usia 6-11 Tahun Tahap 2 BPK PENABUR Ba...

Yayasan

NEWS - 18 February 2022
TOP 10 LTMPT (Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi)
Apa itu LTMPT

Yayasan

NEWS - 20 February 2022
PENABUR TALENT DAY
Hey #penabursmartgen

Yayasan

NEWS - 27 April 2022
Bantu penderita DBD, SMAK 1 PENABUR gelar aksi do...
SMAK 1 PENABUR bekerja sama dengan Palang Merah I...

Yayasan

NEWS - 12 May 2022
Siapakah Florence Nightingale ?
Sejarah keperawatan dan Florence Nightingale

Yayasan

Artikel - 10 November 2021
SEJARAH HARI PAHLAWAN NASIONAL

Yayasan

Artikel - 31 October 2019
Spiritualitas Guru Kristiani

Yayasan

Artikel - 10 February 2022
Sejarah Perayaan Cap Go Meh
Cap-Go-Meh adalah lafal dialek Tio Ciu dan Hokkia...

Yayasan

Artikel - 14 February 2022
SEJARAH HARI VALENTINE
menceritakan satu sejarah yang berkaitan dengan m...

Yayasan

Artikel - 15 February 2022
Hari Kanker Anak Sedunia
Hari Kanker anak sedunia  jatuh setiap 15 Februar...

Yayasan

Artikel - 17 February 2022
ANTROPOLOGI

Yayasan

Artikel - 22 February 2022
Hari Berpikir Sedunia
Tahukah kamu, tanggal 22 Februari diperingati seb...

Yayasan

Artikel - 22 February 2022
HARI BADEN POWELL
Siapakah Robert Stephenson Smyth Baden-Powell?

Yayasan

Artikel - 10 May 2022
Apa itu Lupus?
bpkpenabur.or.id, - Hari in

Yayasan

Press Release - 01 December 2018
Pelantikan Pengurus BPK PENABUR Bandar Lampung da...

Yayasan

Press Release - 24 November 2018
Pelantikan Pengurus BPK PENABUR Cirebon, Indramay...

Yayasan

Press Release - 10 November 2018
Pelantikan Pengurus PENABUR Bandung, Tasikmalaya,...

Yayasan

Press Release - 04 November 2018
Pelantikan Pengurus BPK PENABUR Cianjur 2018-2022

Yayasan

Press Release - 04 November 2018
Pelantikan Pengurus BPK PENABUR Bogor 2018-2022

Yayasan

Press Release - 03 November 2018
Pelantikan Pengurus BPK PENABUR Sukabumi 2018-2022

Yayasan

Press Release - 02 April 2022
Peresmian PLC Jakarta

Yayasan

Press Release - 02 April 2022
BPK PENABUR Resmikan Gedung SDK dan SMAK di Serang
JAKARTA,  - Ketua BPK PENABUR Serang

Yayasan

Press Release - 25 April 2022
PERESMIAN GEDUNG BPK PENABUR Bogor
Ketua BPK PENABUR Bogor, Aryawan Handoko

Yayasan

BLOG - 07 May 2020
5 Cara Agar Anak Lebih Produktif Dalam Belajar Se...
Bagaimana caranya agar anak tidak ketinggalan pel...

Yayasan

BLOG - 08 May 2020
Tips Menjadi Siswa Berprestasi Di Sekolah. Kamu P...
Bagi kamu yang ingin menjadi siswa berprestasi di...

Yayasan

BLOG - 12 May 2020
Tips Mempersiapkan Metode Belajar Anak yang Menye...

Yayasan

BLOG - 13 May 2020
Pentingnya Pendidikan Karakter Di Kalangan Sekolah
Pendidikan karakter akan mengantarkan seseorang k...

Yayasan

BLOG - 26 May 2020
4 Keterampilan Penting untuk Anak yang Bisa Diter...
Pentingnya membekali keterampilan dasar pada anak...

Yayasan

BLOG - 27 May 2020
Serunya Mengisi Liburan Sekolah dengan Kegiatan M...
Mengisi liburan sekolah dengan kegiatan menulis t...

Yayasan

BLOG - 28 May 2020
Memaksimalkan Liburan Sekolah Dengan Kegiatan Pos...
Yuk maksimalkan waktu liburan sekolah dengan mela...

Yayasan

BLOG - 29 May 2020
4 Manfaat Liburan di Rumah dengan Mengajak Anak M...

Yayasan

BLOG - 30 May 2020
Tips Agar Anak Tidak Bosan saat Libur Sekolah di ...
Berbagai tips ini mungkin bisa menjadi sarana aga...

Yayasan

BLOG - 01 June 2020
Yuk Menjelajah Wisata Malang Secara Virtual Saat ...
Menjelajah wisata Malang Jawa timur secara virtua...

Yayasan

BLOG - 02 June 2020
Beragam Perubahan Positif Pendidikan di Tengah Pa...
Di tengah pandemi virus corona, terdapat berbagai...

Yayasan

BLOG - 03 June 2020
Pentingnya Mempersiapkan Tabungan Pendidikan Anak...
Mempersiapkan tabungan pendidikan anak harus dimu...

Yayasan

BLOG - 11 June 2020
5 Tips Investasi Pendidikan untuk Anak. Sebaiknya...

Yayasan

BLOG - 12 June 2020
5 Alasan Pentingnya Bersikap Tegas Soal Sekolah d...
Inilah alasan mengapa para orang tua harus tegas ...

Yayasan

BLOG - 13 June 2020
Tips Menjadikan Belajar Online Menyenangkan untuk...
Bagaimana agar anak bisa belajar online dengan me...

Yayasan

BLOG - 15 June 2020
5 Hal Seru yang Membantu Anak Makin Giat Belajar ...
Yuk lakukan lima hal ini untuk membantu anak bela...

Yayasan

BLOG - 16 June 2020
Meningkatkan Efektivitas dengan Mendengarkan Musik
Mendengarkan musik tak hanya mengurangi tingkat s...

Yayasan

BLOG - 17 June 2020
Menumbuhkan Minat Baca Anak dengan Metode Read al...

Yayasan

BLOG - 18 June 2020
Seberapa Banyak Kata yang Harus Dikuasai untuk Bi...
Berapa banyak kosakata yang harus dikuasai untuk ...

Yayasan

BLOG - 19 June 2020
Sudahkah Memilih Sekolah Ideal untuk Anak
Pada hakikatnya tidak ada sekolah yang ideal. Sek...

Yayasan

BLOG - 20 June 2020
Tips Agar Anak Tidak Bosan saat Libur Sekolah di ...

Yayasan

BLOG - 22 June 2020
Beragam Aroma Alami Ini Dapat Meningkatkan Konsen...
Berbagai aroma terapi ini bermanfaat meningkatkan...