Yayasan

Catatan dari Ketua Umum Yayasan BPK PENABUR dalam rangka Peringatan Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) 2019

NEWS - 02 May 2019

Read More
Yayasan

Ibadah Syukur dan Perayaan HUT 7 DASAWARSA BPK PENABUR

NEWS - 18 July 2020

Read More
Yayasan

Pesan Yayasan BPK PENABUR

NEWS - 13 July 2020

Read More

Masihkah Sekolah Favorit Menjadi Pilihan orang Tua di Masa PPDB

BLOG - 03 July 2020

Masihkah Sekolah Favorit Menjadi Pilihan orang Tua di Masa PPDB

Dalam sekolah membangun sekolah yang terpenting itu adalah kenyamanan siswanya, bukan favorit atau tidaknya. Yah, bisa dibilang cukup menarik dengan istilah sekolah favorit yang sering digunakan oleh para orang tua ketika akan memasukan anaknya ke sekolah, namun kebanyakan dari kita mungkin masih salah memaknainya. Di bulan ini seluruh Indonesia mulai melaksanakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang sudah pasti dilaksanakan secara online. Tahun lalu, PPDB ini menjadi diskursus publik dengan kebijakan zonasinya. Berbagai macam komentar pun bermunculan di media, ada yang mendukung, dan tidak sedikit pula yang mempertanyakannya.

Tahun ini terjadi perubahan aturan PPDB dengan presentasi penerimaan siswa melalui jalur zonasi yang tadinya 90%, diturunkan menjadi 50%, sisanya adalah jalur afirmasi, prestasi, dan pindahan. Kebijakan ini masih didasari dengan tujuan pemerataan akses pendidikan. Perubahan ini terlihat lebih diterima oleh masyarakat. Bagi sekolah negeri, PPDB mungkin adalah suatu rutinitas biasa dalam kegiatan sekolah, karena semua ada aturannya. Tak ada kekhawatiran bahwa tidak akan ada calon siswa yang mendaftar. Kebanyakan masyarakat masih akan memilih masuk ke sekolah negeri, apabila bagi masyarakat yang termasuk golongan ekonomi menengah kebawah, tak ada pilihan lain buat mereka.

Sekolah favorit terbaik memiliki konsep pendidikan yang bermutu

Namun, bagi sekolah swasta, PPDB adalah sesuatu yang sakral. Tak ada siswa berarti roda berjalannya institusi sekolah tidak akan berjalan. Sekolah swasta harus berjuang mencari siswa sebanyak-banyaknya untuk menjaga eksistensinya. Kualitas pendidikan menjadi jasa yang harus dipasarkan ke masyarakat. Sekolah harus mampu meyakinkan masyarakat bahwa konsep pendidikan yang diusungnya bagus dan berkualitas. Nah, di masa PPDB ini sekolah favorit akan dicari masyarakat. Label "sekolah favorit" memang tidak ada ukuran pastinya. Hal ini didapat dari penilaian masyarakat.

Sekolah negeri maupun swasta bisa mendapatkan label ini. Beruntung sekali bagi sekolah swasta yang mendapatkan label ini. Ini menunjukan kualitas pendidikan yang diberikan, diakui masyarakat. Masyarakat akan berbondong-bondong mendaftarkan anaknya ke sekolah ini, meskipun harus mengeluarkan biaya yang cukup besar. Realitas berbeda terlihat bagi sekolah negeri yang mendapatkan label ini. Masa PPDB adalah masa-masa yang sulit bagi kepala sekolah, terutama sekolah-sekolah yang dilabeli "Sekolah favorit" ada saja orang tua yang mencoba meminta bantuan dari kepala sekolah untuk memasukan anaknya. Belum lagi tekanan yang diberikan oleh orang-orang yang terkadang sulit untuk ditolak. Ini masih menjadi momok bagi dunia pendidikan di Indonesia.

Peranan penting masyarakat dalam mendukung sekolah favorit

Yah, memang benar pernyataan di atas bahwa "Sekolah tidak mesti harus di sekolah favorit" yang harus diutamakan adalah kenyamanan siswanya dalam belajar. Jika siswa tidak nyaman, meskipun ke sekolah favorit, maka dia akan tertekan dan ini akan mempengaruhi pola belajarnya. Tujuan pemerintah untuk memeratakan pendidikan memang mengharuskan diadakannya label sekolah favorit. Inilah mengapa peraturan zonasi ini ada. Namun, hal ini tidak mudah untuk dicapai. Sulit untuk mengubah mindset masyarakat akan label sekolah favorit. Diperlukan kebijakan yang berkesinambungan untuk merealisasikannya. Jika kita cermati, label sekolah favorit tidak selamanya merugikan, tidak pula menunjukan pendidikan yang tidak merata. Baik buruknya pelabelan sekolah favorit di masyarakat sangat tergantung dengan pemahaman masyarakat. Jadi masyarakat harus memaknainya dengan bijak. Karena bisa saja berdampak buruk, jika masyarakat justru melakukan praktik yang tidak sehat. 

Baca Juga: 4 Keterampilan Penting untuk Anak yang Bisa Diterapkan Sejak Dini


Apa tanggapan anda perihal sekolah favorit? Sekolah yang sudah dilabeli favorit bisa dijadikan sebagai center of excellence yang akan membantu sekolah lain, Hal ini merupakan pernyataan Menteri Nadiem, dibutuhkan guru penggerak dan sekolah penggerak untuk menghadirkan perubahan yang nyata bagi pendidikan Indonesia. Sehingga peraturan PPDB itu penting untuk menunjang pemerataan pendidikan dan kenyamanan siswa dalam belajar. Jika pendidikan merata, maka semua sekolah akan menjadi sekolah favorit yang akan memiliki budaya sekolah yang kuat untuk mendidik siswanya. Inilah harapan kita bersama.

 

Tags:

Read More

Daftar Indeks Berita Terbaru dari BPK Penabur

Yayasan

NEWS - 02 May 2019
Catatan dari Ketua Umum Yayasan BPK PENABUR dalam...

Yayasan

NEWS - 18 July 2020
Ibadah Syukur dan Perayaan HUT 7 DASAWARSA BPK PE...

Yayasan

NEWS - 13 July 2020
Pesan Yayasan BPK PENABUR

Yayasan

Artikel - 31 October 2019
Spiritualitas Guru Kristiani

Yayasan

Press Release - 01 December 2018
Pelantikan Pengurus BPK PENABUR Bandar Lampung da...

Yayasan

BLOG - 28 May 2020
Memaksimalkan Liburan Sekolah Dengan Kegiatan Pos...

Yayasan

BLOG - 29 May 2020
4 Manfaat Liburan di Rumah dengan Mengajak Anak M...

Yayasan

BLOG - 30 May 2020
Tips Agar Anak Tidak Bosan saat Libur Sekolah di ...

Yayasan

BLOG - 01 June 2020
Yuk Menjelajah Wisata Malang Secara Virtual Saat ...

Yayasan

BLOG - 02 June 2020
Beragam Perubahan Positif Pendidikan di Tengah Pa...

Yayasan

BLOG - 23 June 2020
6 Alasan Mengenalkan Bahasa Inggris Pada Anak

Yayasan

BLOG - 24 June 2020
Menumbuhkan Minat Belajar pada anak dengan metode...

Yayasan

BLOG - 09 July 2020
Era New Normal Sudah Dimulai, Siapkah Sekolah Mas...

Yayasan

BLOG - 10 July 2020
Meningkatkan Kualitas Pendidikan Melalui program ...

Yayasan

BLOG - 11 July 2020
Bagaimana Tahun Ajaran Baru Berlangsung di Masa P...

Yayasan

BLOG - 25 July 2020
5 Tips Melatih Anak Menjaga Kebersihan di Sekolah

Yayasan

BLOG - 01 August 2020
Tantangan Pendidikan di Era Disrupsi Teknologi

Yayasan

BLOG - 03 August 2020
5 Cara Menanamkan Rasa Nasionalisme Pada Anak

Yayasan

BLOG - 04 August 2020
Bagaimana Menjaga Efektivitas Belajar Saat Pembel...

Yayasan

BLOG - 05 August 2020
Belajar Cinta Tanah Air Bersama Siswa BPK PENABUR

Yayasan

BLOG - 26 June 2020
3 Tipe Gaya Belajar! Mana Gaya Belajar yang Palin...

Yayasan

BLOG - 27 June 2020
Ini Alasan Pentingnya Musik untuk Dipelajari Anak...

Yayasan

BLOG - 29 June 2020
Ini Usia yang Tepat Mendaftarkan anak ke Sekolah

Yayasan

BLOG - 30 June 2020
Sebelum masuk sekolah sebaiknya kenalkan dulu 5 f...

Yayasan

BLOG - 01 July 2020
Menuju New Normal, Bagaimana proses Pembelajaran ...