Yayasan

Catatan dari Ketua Umum Yayasan BPK PENABUR dalam rangka Peringatan Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) 2019

NEWS - 02 May 2019

Read More
Yayasan

Ibadah Syukur dan Perayaan HUT 7 DASAWARSA BPK PENABUR

NEWS - 18 July 2020

Read More
Yayasan

Pesan Yayasan BPK PENABUR

NEWS - 13 July 2020

Read More

Kebijakan yang Harus Dilakukan saat Sekolah Kembali Dibuka

BLOG - 17 July 2020

Kebijakan yang Harus Dilakukan saat Sekolah Kembali Dibuka

Sudah empat bulan terakhir ini, dunia pendidikan menerapkan sistem pembelajaran yang cukup berbeda dari biasanya. Yah, kini para guru maupun siswa dan orang tua harus mempersiapkan diri jika sekolah kembali dibuka. Mengapa demikian? Menurut Direktur PAUD Kemendikbud, perlunya menerapkan beberapa strategi pendidikan menuju masa new normal. Apa saja kah itu?

1.Kapasitas siswa

Jika sekolah kembali dibuka yang harus diperhatikan ialah kapasitas jumlah murid itu sendiri. Hal ini sebagai upaya agar tidak terjadi gelombang kedua tentang penyebaran pandemi Covid-19. Hal ini memang sudah ada pernyataan dari Mendikbud Nadiem yang telah menyebutkan bahwa total siswa dalam satu kelas saat sekolah akan dibuka hanya maksimal 18 peserta didik untuk pendidikan dasar dan menengah, dan untuk SLB jaga jarak jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 5 peserta didik per kelas. PAUD jaga jarak 3 meter dan maksimal 5 peserta didik per kelas.

2.Menerapkan protokol kesehatan

Berikutnya para guru dan siswa juga harus menerapkan protokol kesehatan selama berada di sekolah. Protokol kesehatan tersebut jelas tidak bisa ditawar lagi. Kebijakan mengenai cuci tangan, kebijakan mengenai physical distancing, kebijakan mengenai penyemprotan ruang kelas, kebijakan menggunakan hand sanitizer dan seterusnya adalah kebijakan standar yang akan diterapkan ketika sekolah mulai dibuka. 

3.Tidak semua sekolah akan dibuka serentak

Yah, seluruh sekolah di Indonesia hanya beberapa persen saja yang akan dibuka, dan hal ini sudah dikatakan oleh Mendikbud. Yang pertama kali diizinkan untuk sekolah kembali dibuka adalah sekolah yang berada di zona hijau. Sebagaimana yang kita ketahui, bahwa di situasi pandemi ini terdapat beberapa zona, mulai dari zona merah, hijau, kuning, hingga hitam. Zona hijau sendiri diartikan sebagai sebuah wilayah yang tak ada kasus atau penyebaran virus corona. Itu artinya, aktivitas seperti biasa sudah bisa berjalan dengan normal. Namun, mereka yang berada di zona hijau ini juga tetap harus menerapkan protokol kesehatan. Kemudian bagi sekolah yang belum diizinkan untuk membuka kembali sekolahnya, maka pembelajaran jarak jauh tetap menjadi pilihan yang harus dilaksanakan. 

4.Pencapaian kurikulum lebih fleksibel

Selama sistem belajar dari rumah hingga masuk ke masa transisi masuk ke new normal, maka pencapaian kurikulum pun diharapkan dapat lebih fleksibel. Menurut Dr. Hasbi menguatkan bahwa para guru atau lembaga pendidikan, tak akan menuntut siswa untuk mencapai target sesuai dengan kurikulum sebagaimana saat masa normal. Artinya, semuanya harus tetap disesuaikan hingga kondisi kembali membaik.

5.Komunikasi yang lancar antara pihak sekolah dan orang tua

Kebijakan lain yang juga penting adalah, hubungan atau komunikasi antara pihak sekolah dan orang tua murid dapat berjalan dengan lancar. Yah, dimasa pandemi ini penting sekali untuk anda dapat menjalin hubungan dengan para guru si kecil, agar proses pembelajaran putra putri anda berjalan dengan baik.

 

Baca Juga: Tips Agar Anak Tidak Bosan saat Libur Sekolah di Rumah

 

Itu dia beberapa kebijakan pemerintah yang bisa dilakukan agar dunia pendidikan tetap stabil. Pada masa pandemi ini kita baru menyadari, betapa pentingnya relasi antara sekolah dan keluarga, karena relasi yang baik akan mampu membangun resiliensi dalam menghadapi pandemi seperti ini.

 

Tags:

Read More

Daftar Indeks Berita Terbaru dari BPK Penabur

Yayasan

NEWS - 02 May 2019
Catatan dari Ketua Umum Yayasan BPK PENABUR dalam...

Yayasan

NEWS - 18 July 2020
Ibadah Syukur dan Perayaan HUT 7 DASAWARSA BPK PE...

Yayasan

NEWS - 13 July 2020
Pesan Yayasan BPK PENABUR

Yayasan

Artikel - 31 October 2019
Spiritualitas Guru Kristiani

Yayasan

Press Release - 01 December 2018
Pelantikan Pengurus BPK PENABUR Bandar Lampung da...

Yayasan

BLOG - 03 June 2020
Pentingnya Mempersiapkan Tabungan Pendidikan Anak...

Yayasan

BLOG - 11 June 2020
5 Tips Investasi Pendidikan untuk Anak. Sebaiknya...

Yayasan

BLOG - 12 June 2020
5 Alasan Pentingnya Bersikap Tegas Soal Sekolah d...

Yayasan

BLOG - 13 June 2020
Tips Menjadikan Belajar Online Menyenangkan untuk...

Yayasan

BLOG - 15 June 2020
5 Hal Seru yang Membantu Anak Makin Giat Belajar ...

Yayasan

BLOG - 18 July 2020
Menyongsong 70 Tahun, BPK PENABUR Berani Berubah ...

Yayasan

BLOG - 19 July 2020
Memperingati Hut 70 Tahun, Kita Bangga Jadi Lulus...

Yayasan

BLOG - 21 July 2020
Tahun Ajaran Baru dan Masuk Sekolah, itu Berbeda

Yayasan

BLOG - 22 July 2020
Dorong Anak agar punya prestasi di Sekolah

Yayasan

BLOG - 23 July 2020
Sarana Prasarana Sekolah Terbaik Adalah Penunjang...

Yayasan

BLOG - 02 September 2020
Tips Mengajarkan Kemandirian pada Anak Sejak Dini

Yayasan

BLOG - 14 September 2020
SMPK BPK PENABUR Ajak Siswa Belajar Jurnalistik

Yayasan

BLOG - 15 September 2020
Sekolah Terbaik BPK PENABUR Punya Tantangan Untuk...

Yayasan

BLOG - 16 September 2020
Pentingnya Memiliki Dana Darurat Bagi Pelajar dan...

Yayasan

BLOG - 17 September 2020
Orang Tua dan Masyarakat Jadi Kunci Sukses untuk ...

Yayasan

BLOG - 06 July 2020
Membantu Anak Menemukan Tujuan Belajar Agar Ia Le...

Yayasan

BLOG - 07 July 2020
Serunya Belajar di SDK Kristen Terbaik Gading Ser...

Yayasan

BLOG - 29 July 2020
Pentingya Guru Penggerak dan Merdeka Belajar di E...

Yayasan

BLOG - 30 July 2020
Perjalanan Panjang Pengabdian BPK PENABUR Mencerd...

Yayasan

BLOG - 31 July 2020
BPK PENABUR akan Membangun Generasi Bangsa Terbaik