Yayasan

Kunjungan Pengurus Harian Ke Cimahi

NEWS - 26 January 2022

Kunjungan Pengurus Harian Ke Cimahi

Read More
Yayasan

BPK PENABUR Kunjungi Kepala Badan Standar, Kurikulum & Asesmen Pendidikan

NEWS - 06 January 2022

BPK PENABUR Kunjungi Kepala Badan Standar, Kuriku...

Read More
Yayasan

BPK PENABUR Kunjungi Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah dan Tenaga Kependidikan

NEWS - 05 January 2022

BPK PENABUR Kunjungi Direktur Kepala Sekolah, Pen...

Read More

5 Dampak Negatif Anak Putus Sekolah Menurut Psikolog

BLOG - 18 June 2021

5 Dampak Negatif Anak Putus Sekolah Menurut Psikolog

Setiap orang tua pastinya memiliki harapan tersendiri mengenai pendidikan anak-anaknya karena sebagai penentu keberhasilan di masa mendatang. Tak jarang banyak menginginkan generasi penerus mereka untuk menempuh pendidikan tinggi sampai ke sekolah-sekolah unggulan. Namun, pada kenyataannya tidak semua keinginan orang tua ini terwujud dengan baik. Beberapa di antaranya harus merelakan anak-anaknya putus sekolah.

 

Seorang anak bisa putus sekolah tentu bisa disebabkan oleh beberapa faktor seperti mendapat masalah dari lingkungan, kenakalannya yang tidak bisa diberikan toleransi serta nilainya kurang memuaskan atau bahkan akibat masalah ekonomi. Sebagai anak yang putus sekolah akibat ekonomi tentu sangat disayangkan padahal mereka seharusnya bisa mendapatkan pendidikan baik serta melebihi jenang pendidikan dari kedua orang tuanya.

 

Terkait anak yang kurang beruntung akibat putus sekolah, kali ini BPK PENABUR akan merangkum bagaimana dampak negatif pada anak yang putus sekolah menurut Psikolog Alexandra Gabriella A., M.Psi, C.Ht. 

 

1.Memicu rasa minder

Sebagai seorang psikolog, Alexandra Gabriella mengatakan bahwa seorang anak yang mengalami putus sekolah di tengah jalan tentu menyebabkan dirinya merasa minder. Tanpa disangka rasa kecewa akibat putus sekolah ini bisa memancing perasaan yang menganggap kalau dirinya merasa kalah dibandingkan teman-teman sebayanya. Hal ini bisa semakin parah jika si anak melihat kalau teman-temannya banyak prestasi yang membanggakan.

 

Sebagai orang tua perlu anda ketahui juga bahwa bukan tidak mungkin kalau anak putus sekolah yang awalnya minder bisa saja berubah menjadi stres hingga berujung frustasi. Seorang anak akan merasa kebingungan akan masa depannya sendiri apalagi dengan temannya saat sedang menempuh pendidikan yang layak. Ketakutan-ketakutan yang ada dibenak anak yang putus sekolah dapat memupuk campuran antara perasaan sedih, marah, kecewa, takut hingga frustasi.

 

2.Kematangan emosi anak akan semakin terhambat

Alexandra Gabriella juga mengatakan "ketika seorang tidak sekolah, kesempatan untuk bergaul pun menjadi lebih terbatas. Bahkan si anak bisa saja menjadi lebih banyak bergaul dengan orang yang lebih dewasa dan sudah bekerja atau mungkin sudah mandiri secara finansial. Jika kondisi ini terus terjadi dalam jangka waktu yang lama, mama si anak akan pelan-pelan terbentuk pola pikir yang kurang menghargai proses atau mungkin akan lebih melihat pada pencapaiannya saja.

 

Anak yang putus sekolah pun dapat kehilangan arah hidupnya, sehingga tidak punya tujuan sama sekali. Mereka akan berpikir kalau tanpa ada ilmu atau pendidikan sekolah, dirinya tidak memiliki masa depan yang cerah. Pikirannya hanya akan tertuju pada sebuah masa depan yang kelam seolah tanpa ada kejelasan tujuan.

 

3.Semakin kurang terbuka untuk bisa mengembangkan diri

Anak-anak yang putus sekolah serta tanpa bimbingan orang tua dapat memicunya menjadi semakin kurang terbuka, termasuk dalam mengembangkan dirinya sendiri. Menurutnya "Dari yang awalnya memiliki rasa minder, si anak akan semakin merasa telah jauh ketinggalan sehingga semua kesempatan untuk berkembang dirasa akan sia-sia dan percuma dilakukan"

 

Bahkan dampak negatifnya akan semakin parah jika anak yang putus sekolah tidak mendapatkan bimbingan. Padahal semangat dan bimbingan orang terdekat termasuk keluarga begitu penting agar anak masih tetap memiliki harapan terhadap cita-citanya di masa depan. Segala impian yang ingin diraih seolah hilang begitu saja ketika dirinya tidak lagi bersekolah. Sangat disayangkan bukan?

 

4.Anak menjadi lebih malas dari biasanya

Dampak lain yang bisa dirasakan ketika anak putus sekolah yaitu rasa malas yang berlebihan. Kondisi ini bisa dirasakan karena dirinya merasa kalau hidupnya sudah bebas tanpa terikat dengan peraturan sekolah. Jika dibiarkan si anak pun akan sulit sekali diatur. Selain malas, dirinya bisa saja akan terbiasa untuk menghindari dari segala kesulitan hidup yang ditemui. Si anak akan semakin tidak terlahir dalam menghadapi kesulitan yang ada di depan matanya, bahkan tidak bisa mandiri untuk menentukan solusi terbaik.

 

5.Kehidupannya seolah tidak bisa dikontrol

Putus sekolah mengakibatkan anak menjadi terus bermain tanpa terkontrol apalagi bila tidak didampingi oleh orang tua. Padahal ada banyak keterampilan yang bisa diasah serta diajarkan oleh para orang tua kepada anak-anaknya meskipun hanya berada di rumah. Namun, jika tidak diberi arahan dari orang tua tanpa disadari si anak hanya akan menjalani rutinitas dengan bermain, Bahkan pergaulannya bisa saja tidak terkontrol dengan baik, sehingga membuatnya mendapatkan predikat anak yang nakal.

 

Baca Juga: Strategi Memilih Sekolah Kejuruan yang Perlu Diketahui

 

Itulah beberapa dampak negatif yang bisa dialami oleh anak-anak ketika dirinya mengalami putus sekolah di tengah jalan. Kondisi ini tidak bisa dianggap sepele karena anak tentu membutuhkan perhatian dan dukungan dari orang tua. Sebagai sekolah kristen terbaik, BPK PENABUR ikut prihatin dengan anak yang putus sekolah. Semoga artikel ini bisa menjadi inspirasi untuk kita semua untuk terus mengedepankan pendidikan.

Tags:

Informasi Terkini seputar sekolah kristen BPK PENABUR

Daftar Indeks Berita Terbaru dari BPK Penabur

Yayasan

NEWS - 26 January 2022
Kunjungan Pengurus Harian Ke Cimahi

Yayasan

NEWS - 06 January 2022
BPK PENABUR Kunjungi Kepala Badan Standar, Kuriku...
BPK PENABUR Kunjungi Kepala Badan Standar, Kuriku...

Yayasan

NEWS - 05 January 2022
BPK PENABUR Kunjungi Direktur Kepala Sekolah, Pen...
BPK PENABUR Kunjungi Direktur Kepala Sekolah, Pen...

Yayasan

NEWS - 23 November 2021
Pertemuan Yayasan BPK PENABUR dengan Dirjen Gur...
Ketua Umum Yayasan BPK PENABUR, Adri Lazuardi S.H...

Yayasan

NEWS - 09 November 2021
PELANTIKAN PENGURUS BERSAMA TIRTAMARTA & BPK PENA...
Jakarta, 09 November 2021

Yayasan

NEWS - 27 January 2022
VAKSINASI Usia 6-11 Tahun Tahap 2 BPK PENABUR Ba...

Yayasan

NEWS - 18 February 2022
TOP 10 LTMPT (Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi)
Apa itu LTMPT

Yayasan

NEWS - 20 February 2022
PENABUR TALENT DAY
Hey #penabursmartgen

Yayasan

NEWS - 27 April 2022
Bantu penderita DBD, SMAK 1 PENABUR gelar aksi do...
SMAK 1 PENABUR bekerja sama dengan Palang Merah I...

Yayasan

NEWS - 12 May 2022
Siapakah Florence Nightingale ?
Sejarah keperawatan dan Florence Nightingale

Yayasan

Artikel - 10 November 2021
SEJARAH HARI PAHLAWAN NASIONAL

Yayasan

Artikel - 31 October 2019
Spiritualitas Guru Kristiani

Yayasan

Artikel - 10 February 2022
Sejarah Perayaan Cap Go Meh
Cap-Go-Meh adalah lafal dialek Tio Ciu dan Hokkia...

Yayasan

Artikel - 14 February 2022
SEJARAH HARI VALENTINE
menceritakan satu sejarah yang berkaitan dengan m...

Yayasan

Artikel - 15 February 2022
Hari Kanker Anak Sedunia
Hari Kanker anak sedunia  jatuh setiap 15 Februar...

Yayasan

Artikel - 17 February 2022
ANTROPOLOGI

Yayasan

Artikel - 22 February 2022
Hari Berpikir Sedunia
Tahukah kamu, tanggal 22 Februari diperingati seb...

Yayasan

Artikel - 22 February 2022
HARI BADEN POWELL
Siapakah Robert Stephenson Smyth Baden-Powell?

Yayasan

Artikel - 10 May 2022
Apa itu Lupus?
bpkpenabur.or.id, - Hari in

Yayasan

Press Release - 01 December 2018
Pelantikan Pengurus BPK PENABUR Bandar Lampung da...

Yayasan

Press Release - 24 November 2018
Pelantikan Pengurus BPK PENABUR Cirebon, Indramay...

Yayasan

Press Release - 10 November 2018
Pelantikan Pengurus PENABUR Bandung, Tasikmalaya,...

Yayasan

Press Release - 04 November 2018
Pelantikan Pengurus BPK PENABUR Cianjur 2018-2022

Yayasan

Press Release - 04 November 2018
Pelantikan Pengurus BPK PENABUR Bogor 2018-2022

Yayasan

Press Release - 03 November 2018
Pelantikan Pengurus BPK PENABUR Sukabumi 2018-2022

Yayasan

Press Release - 02 April 2022
Peresmian PLC Jakarta

Yayasan

Press Release - 02 April 2022
BPK PENABUR Resmikan Gedung SDK dan SMAK di Serang
JAKARTA,  - Ketua BPK PENABUR Serang

Yayasan

Press Release - 25 April 2022
PERESMIAN GEDUNG BPK PENABUR Bogor
Ketua BPK PENABUR Bogor, Aryawan Handoko

Yayasan

BLOG - 07 May 2020
5 Cara Agar Anak Lebih Produktif Dalam Belajar Se...
Bagaimana caranya agar anak tidak ketinggalan pel...

Yayasan

BLOG - 08 May 2020
Tips Menjadi Siswa Berprestasi Di Sekolah. Kamu P...
Bagi kamu yang ingin menjadi siswa berprestasi di...

Yayasan

BLOG - 12 May 2020
Tips Mempersiapkan Metode Belajar Anak yang Menye...

Yayasan

BLOG - 13 May 2020
Pentingnya Pendidikan Karakter Di Kalangan Sekolah
Pendidikan karakter akan mengantarkan seseorang k...

Yayasan

BLOG - 26 May 2020
4 Keterampilan Penting untuk Anak yang Bisa Diter...
Pentingnya membekali keterampilan dasar pada anak...

Yayasan

BLOG - 27 May 2020
Serunya Mengisi Liburan Sekolah dengan Kegiatan M...
Mengisi liburan sekolah dengan kegiatan menulis t...

Yayasan

BLOG - 28 May 2020
Memaksimalkan Liburan Sekolah Dengan Kegiatan Pos...
Yuk maksimalkan waktu liburan sekolah dengan mela...

Yayasan

BLOG - 29 May 2020
4 Manfaat Liburan di Rumah dengan Mengajak Anak M...

Yayasan

BLOG - 30 May 2020
Tips Agar Anak Tidak Bosan saat Libur Sekolah di ...
Berbagai tips ini mungkin bisa menjadi sarana aga...

Yayasan

BLOG - 01 June 2020
Yuk Menjelajah Wisata Malang Secara Virtual Saat ...
Menjelajah wisata Malang Jawa timur secara virtua...

Yayasan

BLOG - 02 June 2020
Beragam Perubahan Positif Pendidikan di Tengah Pa...
Di tengah pandemi virus corona, terdapat berbagai...

Yayasan

BLOG - 03 June 2020
Pentingnya Mempersiapkan Tabungan Pendidikan Anak...
Mempersiapkan tabungan pendidikan anak harus dimu...

Yayasan

BLOG - 11 June 2020
5 Tips Investasi Pendidikan untuk Anak. Sebaiknya...

Yayasan

BLOG - 12 June 2020
5 Alasan Pentingnya Bersikap Tegas Soal Sekolah d...
Inilah alasan mengapa para orang tua harus tegas ...

Yayasan

BLOG - 13 June 2020
Tips Menjadikan Belajar Online Menyenangkan untuk...
Bagaimana agar anak bisa belajar online dengan me...

Yayasan

BLOG - 15 June 2020
5 Hal Seru yang Membantu Anak Makin Giat Belajar ...
Yuk lakukan lima hal ini untuk membantu anak bela...

Yayasan

BLOG - 16 June 2020
Meningkatkan Efektivitas dengan Mendengarkan Musik
Mendengarkan musik tak hanya mengurangi tingkat s...

Yayasan

BLOG - 17 June 2020
Menumbuhkan Minat Baca Anak dengan Metode Read al...

Yayasan

BLOG - 18 June 2020
Seberapa Banyak Kata yang Harus Dikuasai untuk Bi...
Berapa banyak kosakata yang harus dikuasai untuk ...

Yayasan

BLOG - 19 June 2020
Sudahkah Memilih Sekolah Ideal untuk Anak
Pada hakikatnya tidak ada sekolah yang ideal. Sek...

Yayasan

BLOG - 20 June 2020
Tips Agar Anak Tidak Bosan saat Libur Sekolah di ...

Yayasan

BLOG - 22 June 2020
Beragam Aroma Alami Ini Dapat Meningkatkan Konsen...
Berbagai aroma terapi ini bermanfaat meningkatkan...