Hellen Keller

Berita Lainnya - 11 December 2020

Aku katakan “di dalam Kristus” … kami yang dari semula

ditentukan untuk menerima bagian itu sesuai dengan maksud Allah,

yang di dalam segala sesuatu bekerja menurut keputusan kehendak-Nya ….

(Efesus 1:11)

 

  

W-A-T-E-R, wa-ter, water, water,” anak kecil yang buta dan tuli itu mulai bisa mengeja kata “water” (air) yang diajarkan oleh gurunya, Anne Sullivan. Itulah awal dari mukjizat yang dialami Helen Keller. Ia sungguh beruntung punya guru pembimbing yang baik hati. Helen berhasil menguasai 575 kata, beberapa tabel perkalian, dan sistem Braille hanya dalam tempo 6 bulan. Dengan penuh ketekunan dan kesabaran, Anne mengajar Helen untuk berbicara lewat gerakan mulut sehingga akhirnya Helen bisa berbicara. Ia berhasil meraih gelar sarjana di Radcliffe College dengan predikat “Magna Cum Laude.” Selain itu, ia juga menulis 12 buku dan beberapa buah artikel. Sebagai seorang penyandang cacat ganda: buta dan tuli, Helen Keller seperti sedang menabrak tembok atau menyeberang jembatan yang runtuh. Tidak ada jalan dan kesempatan untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain dan dunia luar. Namun, oleh ketekunan dan bimbingan ibu gurunya, maka Helen dapat berbicara bahkan berpidato. Pidato Helen Keller memotivasi banyak orang dan membawa kemuliaan bagi Tuhan.

 

Kita perlu belajar dari Helen yang tidak hanya sekadar menjadi orang sukses, melainkan menjadi orang yang hidup seturut tujuan yang ditetapkan Tuhan. Dalam Surat Efesus 1:5, kita dipanggil untuk menjadi anak-anak-Nya sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya. Tuhan memakai kita demi rencana-rencana-Nya. Agar kita bisa menemukan tujuan hidup, kita harus membaca firman Tuhan. Tuhan adalah titik awal dan sumber hidup kita. Lewat hubungan dengan Tuhan, kita akan menemukan jati diri dan tujuan hidup kita (Ef. 1:11).

 

Teens, jangan kucilkan teman-teman dengan disabilitas. Tirulah semangat Ibu Anne Sullivan. Jadilah jembatan bagi teman-teman disabilitas untuk menemukan jati diri dan tujuan Tuhan dalam hidupnya.

 

Sumber : https://www.ykb-wasiat.org/

Tags:

Informasi Terkini seputar sekolah kristen BPK PENABUR

Daftar Indeks Berita Terbaru dari BPK Penabur

BERITA BPK PENABUR JAKARTA - 02 May 2020
Wisuda
BERITA BPK PENABUR JAKARTA - 21 May 2021
Jadwal Kegiatan Sekolah 24 - 28 Mei 2021
-
BERITA BPK PENABUR JAKARTA - 28 May 2021
Jadwal Kegiatan 31 Mei - 4 Juni 2021
-
BERITA BPK PENABUR JAKARTA - 04 June 2021
Jadwal Kegiatan SMA Kristen 6 PENABUR Juni 2021
-
BERITA BPK PENABUR JAKARTA - 11 June 2021
Jadwal Kegiatan Sekolah 14 - 18 Juni 2021
-
BERITA BPK PENABUR JAKARTA - 25 October 2021
Sixplosion 2021 Chapter 2 : Florescentia
BERITA BPK PENABUR JAKARTA - 16 February 2022
Chinese New Year Celebration 2022 : “Let’s Gong X...
-
BERITA BPK PENABUR JAKARTA - 13 September 2021
Belajar Nilai PKBN2K Melalui “PEACE” Melalui kegi...
-
BERITA BPK PENABUR JAKARTA - 17 February 2022
PERSELA Kelas XI 2022
-
BERITA BPK PENABUR JAKARTA - 17 February 2022
Webinar LITERASI
-
Berita Lainnya - 26 March 2021
Oleh Kuasa Roh Kudus
Berita Lainnya - 29 March 2021
Saling Melengkapi
-
Berita Lainnya - 30 March 2021
Rasa Saling Memiliki
-
Berita Lainnya - 31 March 2021
Itulah Kasih
-
Berita Lainnya - 05 April 2021
Penolakan Terakhir
-
Berita Lainnya - 01 November 2021
Orangtua menjadi sahabat terbaik untuk anak-anakn...
Berita Lainnya - 01 November 2021
Peran Agama Dalam Membantu Mengurangi Tindakan Ko...
-
Berita Lainnya - 03 November 2021
Kelam Jadi Gemilang
-
Berita Lainnya - 04 November 2021
Mempertahankan Prinsip
-
Berita Lainnya - 05 November 2021
Tak Memandang Muka
-
Berita Lainnya - 01 March 2022
IPA VS IPS: MANA YANG LEBIH BAIK?
Berita Lainnya - 01 March 2022
Tidak Sempurna
-
Berita Lainnya - 02 March 2022
“MEMAKNAI RABU ABU: DARI DEBU MENJADI DEBU”
-
Berita Lainnya - 02 March 2022
Mengampuni Diri Sendiri
-
Berita Lainnya - 04 March 2022
Annyeong Haseyo: ASIX-NYA Belajar Bahasa Korea
-

Choose Your School