Jangan Bohong
BERITA BPK PENABUR JAKARTA - 24 February 2025
Anak yang bijak mendatangkan sukacita bagi ayahnya, tetapi anak yang bebal kedukaan bagi ibunya.
(Amsal 10:1)
Pada tahun 2019 di Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, seorang anak meminta orangtuanya hadir di acara wisuda. Dengan alasan terlambat, kedua orangtua ini diminta oleh sang anak untuk duduk di luar gedung acara dan menyaksikan prosesi wisuda melalui layar monitor. Namun sampai akhir acara, nama sang anak tidak disebutkan sebagai wisudawan. Pada akhirnya kedua orangtua ini dibuat malu dan kecewa karena ternyata sang anak membohongi mereka. Ia sudah tidak berkuliah selama empat tahun di kampus tersebut.
Amsal hari ini mengatakan bahwa anak yang bijak mendatangkan sukacita bagi ayahnya, tetapi anak yang bebal mendatangkan kedukaan bagi ibunya (ay. 1). Ada banyak alasan mengapa seorang anak berbohong kepada orangtuanya. Ada yang bertujuan menghindari hukuman. Ada juga yang berbohong akibat tidak mampu menahan keinginan diri. Misalnya karena keinginan untuk membeli sepatu yang diidamkan, seorang anak tidak membayarkan uang sekolah atau uang kursus yang orangtuanya berikan. Kebohongan pertama biasanya akan berkembang menjadi kebohongan lain sampai akhirnya kebohongan itu terbongkar. Banyak orang dewasa yang juga terjebak pada hidup penuh kebohongan karena hal-hal serupa. Karena hasrat memperkaya diri maka korupsi dilakukan. Kitab Amsal mengatakan bahwa harta benda yang diperoleh dengan kefasikan tidak berguna, tetapi kebenaran menyelamatkan orang dari maut (ay. 2). Kebenaranlah yang akan menghindarkan kita dari maut. Kitab Amsal mengatakan bahwa TUHAN tidak akan membiarkan orang benar menderita kelaparan (ay. 3).
Teens, hindari berlaku bohong. Jika kita melakukan kesalahan, jangan berbohong. Akuilah dan mintalah pengampunan. Bertanggungjawablah atas perbuatan yang kita lakukan. Tuhan tidak menginginkan kita menjadi pembohong.
Sumber : https://www.ykb-wasiat.org/2025/02/24/
Informasi Terkini seputar sekolah kristen BPK PENABUR
Daftar Indeks Berita Terbaru dari BPK Penabur