IRI HATI BISA MEMATIKAN!
BERITA BPK PENABUR JAKARTA - 07 March 2025
Firman TUHAN kepada Kain, “Mengapa hatimu panas dan wajahmu muram?”
(Kejadian 4:6)
Dika dan Bimo selalu bersama dan sering bekerja sama dalam berbagai kegiatan di sekolah. Namun, ketika Dika berhasil memenangkan lomba sains tingkat nasional, Bimo merasa sangat iri. Dia berpikir bahwa Dika tidak layak mendapatkannya dan bahwa dia sendiri lebih pantas. Bimo mulai menjauhi Dika dan sering berbicara buruk tentangnya kepada teman- teman lain. Akhirnya, persahabatan mereka pun retak dan keduanya berpisah. Beberapa bulan kemudian, Bimo merasa sangat kesepian tanpa Dika. Dia menyadari bahwa iri hati hanya merusak hubungan baik mereka.
Cerita mengenai iri hati yang berdampak buruk juga terjadi dalam bacaan hari ini. Kejadian 4 menceritakan kisah Kain dan Habel, dua putra dari Adam dan Hawa. Kain mempersembahkan hasil tanahnya kepada Tuhan, sementara Habel mempersembahkan anak sulung dombanya. Tuhan menyukai persembahan Habel tetapi tidak mengindahkan persembahan Kain. Hal itu menyebabkan Kain menjadi sangat marah dan wajahnya muram. Dalam ayat ini, Tuhan menegur Kain atas kemarahannya. Kemarahan Kain karena iri hatinya justru memadamkan cintanya kepada Habel, adiknya sendiri. Kain pun tega membunuh Habel karena rasa iri hati.
Teens, pernahkah kamu merasa iri hati terhadap sesamamu, entah kepada kakak atau adik, saudara sepupu, bahkan teman atau sahabat? Apa yang kamu rasakan? Ketika kita merasa iri hati, timbul amarah, benci, bahkan rasa tidak suka. Ingatlah, iri hati dapat meretakkan hubungan kita dengan sesama. Hubungan pertemanan, persaudaraan, bahkan kekeluargaan kita bisa hancur karena rasa iri hati. Jadi, waspadalah terhadap rasa iri hatimu. Gantikanlah dengan pujian dan rasa syukur.
Sumber : https://www.ykb-wasiat.org/2025/03/07/
Informasi Terkini seputar sekolah kristen BPK PENABUR
Daftar Indeks Berita Terbaru dari BPK Penabur